Nasehat menasehati adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Sebagaimana Firman Allah,
Demi Masa. Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, yang menasehati dengan kebenaran, dan menasehati dengan kesabaran. [Al-Ashr : 1-3]
Maka beruntunglah mereka yang beriman dan mengerjakan amal shalih. serta mengikuti nasehat kepada kebenaran dan kesabaran.
Namun, tentu akan ada saja orang-orang yang mengingkari kebenaran dan membela mati-matian kesesatan dan penyimpangan. Bagi mereka yang masih dibukakan pintu hatinya oleh Alloh akan memperoleh petunjuk, hidayah kepada kebenaran. Dan bagi mereka yang kafir, keras kepala karena merasa hebat, beraqal bebas, dan kesombongan lainnya, maka Nasehat itu Bagaikan Air di Daun Talas.
خَتَمَ اللّهُ عَلَى قُلُوبِهمْ وَعَلَى سَمْعِهِمْ
وَعَلَى أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ عظِيمٌ
“Allah telah mengunci mati hati mereka [orang-orang Kafir] dan pendengaran serta penglihatan mereka ditutup rapat, dan bagi mereka Azab/siksaan yang teramat berat.” [AlBaqarah:7]
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيراً مِّنَ الْجِنِّ وَالإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لاَّ يَفْقَهُونَ بِهَا َا وَلَهُوَ لَهُم أَعْيُنٌ لاَّ يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا
يَسْمَعُونَ بِهَا أُوْلَـئِكَ كَالأَنْعَامِ بَلْ هُم أَضَلُّ أُوْلَـئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. [Al-A'raf : 179]
Filed under: Situs Bermanhaj Salafy
Komentar