Abu Aqil di Langsa

Ikon

Dari Kota Langsa, Aceh, Indonesia

Hadits Muttafaqun ‘Alaihi ?

Bagi kita yang sering berkecimpung dalam dunia hadits (Ilmu Hadits) mungkin tidak heran jika dikatakan atau mendengar “Hadits Muttafaqun ‘Alaihi”, Namun bagi mereka yang awam, tentunya bertanya-tanya akan hal ini, Pertanyaan yang muncul beragam. Seorang murid MAN pernah saya tanya, “Apa yang dimaksud dengan Muttafaqun ‘Alaihi” ? Trus dengan lugunya dia menjawab, “Ustadz, itu nama kota ya..?”

Apakah Kedua Imam Hadits (Bukhary dan Muslim) pernah bersepakat?

Sebenarnya, kedua imam hadits, al-Bukhari dan Muslim tidak pernah menyatakan secara jelas (implisit) perihal persyaratan yang disyaratkan atau ditentukan oleh mereka berdua sebagai tambahan atas persyaratan-persyaratan yang telah disepakati di dalam menilai hadits yang shahih pada pembahasan sebelumnya. Akan tetapi para ulama peneliti melalui proses pemantauan (follow up) dan analisis terhadap metode-metode yang digunakan oleh keduanya mendapatkan apa yang dapat mereka anggap sebagai persyaratan yang dikemukakan oleh keduanya atau salah seorang dari keduanya.

Dapat dikatakan bahawa yang dimaksudkan dengan persyaratan asy-Syaikhan atau salah satu dari keduanya adalah bahawa hadits tersebut hendaklah diriwayatkan dari jalur Rijal (para periwayat) dari kedua kitab tersebut atau salah satu darinya dengan memperhatikan metode yang digunakan keduanya di dalam meriwayatkan hadits-hadits dari mereka.

Makna Kata “Muttafaqun ‘Alaih”

Maksudnya adalah hadits tersebut disepakati oleh kedua Imam hadits, iaitu al-Bukhari dan Muslim, yakni kesepakatan mereka berdua atas keshahihannya, bukan kesepakatan umat Islam. Hanya saja, Ibn ash-Shalâh memasukkan juga ke dalam makna itu kesepakatan umat sebab umat memang sudah bersepakat untuk menerima hadits-hadits yang telah disepakati oleh keduanya. (’Ulûm al-Hadîts:24)

Apakah Agar Dinilai Shahih, Hadits Tersebut Harus Merupakan Hadits ‘Azîz ?

Hadits ‘Aziz adalah hadits yang diriwayatkan pada setiap level periwayatannya (thabaqat sanad) tidak kurang dari dua orang periwayat. Dalam hal ini, apakah agar suatu hadits dinyatakan shahih, maka syaratnya harus paling tidak diriwayatkan oleh tidak kurang dari dua periwayat pada setiap level periwayatannya?.

Pendapat yang benar, bahawa hal itu tidak disyaratkan sebab di dalam kedua kitab shahih (ash-Shahîhain) dan selain keduanya juga terdapat hadits-hadits shahih padahal ia bukan hadits ‘Aziz itu, tetapi malah hadits Gharîb (yang diriwayatkan pada oleh seorang periwayat saja).

Ada sementara kalangan ulama seperti ‘Ali al-Jubaiy, tokoh mu’tazilah dan al-Hâkim yang mengklaim hal itu namun pendapat mereka ini bertentangan dengan kesepakatan umat Islam.

(SUMBER: Taysir Mushthalah al-Hadits karya Mahmud ath-Thahan)

About these ads

Filed under: Kitab

6 Responses

  1. antosalafy mengatakan:

    Muttafaqun ‘alaih artinya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhariy dan Imam Muslim dari shahabat yang sama dan kalau suatu hadits dikatakan muttafaqun ‘alaih, dapat dikatakan bahwa semua ulama sepakat menerima hadits tersebut. Wallaahu a’lam bish shawab.

  2. Hafi mengatakan:

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Akhi, bagaimana dengan redaksi haditsnya ? Apakah kalimat yang dipakai adalah sama ataukah yang dimaksud muttafaqun ‘alaihi itu sama maknanya walau redaksi mungkin (berbeda) ?
    jazakallah khairon
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    ——————
    Wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh,
    Ya, Muttafaqun ‘alaihi bisa kesamaan terjadi dalam redaksi/matan, atau dalam makna. Mungkin kita sering mendapati bahwa redaksi hadits dalam Shahih Bukhari berbeda dengan apa yang ada dalam Shahih Muslim, walaupun dalam satu permasalahan.
    wa’llohu a’lam.

  3. budhyanto as mengatakan:

    Hadits Muttafaqun ‘Alaihi adalah hadits yg diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam muslim dengan sanad dan matan yg sama … jika berbeda pada sanadnya saja ataupun pada matannya saja maka tidak disebut Hadits Muttafaqun ‘Alaihi …. terjadinya perbedaan pada sanad karena Imam bukhori hanya memakai 2 kriteria periwayat : pertama : periwayat kuat hafalannya, teliti dan selalu bersama / mengikuti / memperhatikan gurunya (contohnya : Abu Hurairoh yg selalu mengikuti dan memperhatikan apapun perbuatan Rosululloh Shalallahu’alaihi Wasalam, sehingga beliau banyak meriwayatkan hadits), kedua: Kuat hafalannya, teliti tetapi tidak bersama gurunya, … nah hanya pada 2 kriteria perawi inilah beliau hanya mengambil untuk kitabnya shahih bukhori … sedangkan Imam muslim selain 2 kriteria diatas juga memakai kriteria 3 yaitu : tidak kuat hafalannya, teliti, dan bersama gurunya dan ke 4 tidak kuat hafalannya, teliti tetapi tidak bersama gurunya … oleh karena itu dari segi sanad, shahih bukhori lebih unggul / kuat dari shahih muslim

    Namun dari segi matan dikarenakan Imam bukhori ketika mendapati satu hadits beliau mendahulukan mencari sanadnya dengan tidak mencatat matan / redaksi haditsnya terlebih dahulu namun beliau menghafalnya, maka inilah yg membuat matan shahih bukhori dan shahih muslim berbeda, walaupun sebenarnya isi dan maknanya sama … oleh karena itu shahih muslim lebih unggul dari segi matan dari shahih bukhori sehingga Imam annawawi juga memakai hadits tentang jibril didalam riyadussholihin mengambil matan shahih muslim.

    Selain itu Imam Bukhori juga meringkas / memotong hadits sesuai dengan bab nya oleh karenanya kelihatan tidak full, sedangkan Imam Muslim full dalam penulisan matannya …

    Namun Demikian Baik Shahih Bukhori maupun Shahih Muslim Kitab yg Terbaik, yg Telah disepakati seluruh Ulama Ahli Hadits, yg tidak diragukan keshahihannya …Wallahu’alam bishowab ….

  4. mia haura mengatakan:

    saya mau tanya.
    tolong berikan contohnya muttafaqun ‘alaih.

  5. […] Al-Atsari, Abu Aqil. 2007. Hadits Muttafaqun ‘Alaihi?. Diperoleh 23 Januari 2014 dari http://alatsar.wordpress.com/2007/03/02/hadits-muttafaqun-alaihi/ […]

  6. […] Al-Atsari, Abu Aqil. 2007. Hadits Muttafaqun ‘Alaihi?. Diperoleh 23 Januari 2014 dari http://alatsar.wordpress.com/2007/03/02/hadits-muttafaqun-alaihi/ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Your Busines


Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com
Daftarkan Segera Blog Kamu di Blogsvertise
Advertise On This Blog

Banners


Kenapa Aku Tinggalkan Ikhwanul Muslimin Mereka Adalah Teroris
KOMUNITAS SALAFIYIN
STUDIO KAJIAN ILMIAH

Dapatkan 100% Free Hosting

------------------


Jadwal Sholat – Langsa

Hasil Globetrack

Blog ini telah dikunjungi oleh Penjelajah Internet dari Pelbagai Penjuru, antara lain

free counters

free widget
free widget

”no jil

My Popularity (by popuri.us)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: