Tinggallah kalian di Masjid kalian, itu lebih baik bagi kalian daripada kalian kumpul-kumpul bersama Jamaah Tabligh.
Nasehat Syeikh Ahmad bin Yahya An-Najmi
Syeikh ditanya : Dulu, sebelum kenal faham salaf, kita juga anti kepada bid’ah yang ada. Karena itu kami juga memisahkan diri dari keumuman masyarakat dengan membangun sebuah masjid kecil diatas sebuah tanah yang diwakafkan seorang ikhwan.
Maka kami mendirikan sholat lima waktu dan jum at menurut sunnah yang kami ketahui. Kini banyak ikhwan2 yang pindah dari tempat kami ketempat lain yang jauh. Ada karena pekerjaan, futur dan termakan fitnah sururi. Hingga yang sholat lima waktu dan jum’at hanya sekitar lima orang dewasa dan beberapa anak-anak.
Ada seorang da’i menyuruh kami untuk meninggalkan mesjid itu dan bergabung dengan masjid awam terdekat sekitar 300 meter dari mesjid kami. dengan alasan agar mereka mengenal dakwah kami. Dan selama ini mereka memang tidak suka kepada kami. dan masjid orang awam itu kadang menjadi markas tabligh ketika khuruj.
Di negeri kami biasa terjadi masjid berdekatan. Kami masih berharap akan lahirnya generasi salafiy untuk menghidupkan kembali masjid ini. yang mewakafkan masjid bersedia membeli kembali tanah yang dia wakafkan jika memang boleh dan masjid harus diruntuhkan.Yang ingin kami tanyakan:
1. Bagaimana nasehat sang da’i ini?
2. Apakah kami tetap mendirikan sholat lima waktu dan jum’at di masjid kami
3. atau hanya sholat lima waktu di masjid kami dan jum’at dengan masyarakat umum?
4. bolehkan yangmewakafkan membeli lagi tanah itu?
5. berikan kami nasehat dan bimbingan dalam masalah ini.
Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi -Semoga Allah Senantiasa Menjaganya- menjawab :
Segala puji hanya milik Allah, shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabatnya.
1- Pertama-tama: Menurut pandanganku tinggallah kalian di Masjid kalian, itu lebih baik bagi kalian daripada kalian kumpul-kumpul bersama Jamaah Tabligh. Kedua: Saya beritahu kalian bahwa Jamaah Tabligh adalah khurafiyyun (penganut khurafat), mereka memiliki keyakinan-keyakinan kepada oran-orang mati dari pengikut tarikat-tarikat sufiyah Diubandiyah. Mereka berjalan di atas empat macam tarikat sufiyah: Jusytiyah, Sahrawardiyah, Qadiriyah dan Naqsyabandiyah. Dan mereka memotong dzikir Laa Ilaahi Illallaah, menjadi: Laa Ilaaha, dan mengulang-ulangnya 200 atau 300 kali kemudian mereka membaca Illallaah 200 atau 300 kali.
Dan para ulama Ahlussunnah mengatakan: barangsiapa yang memisah kalimat nafi (penafian: yaitu Laa Ilaaha) dari kalimat Itsbat (Penetapan: yaitu Illallaah), dia telah kafir.
Dan mereka memiliki khurafat-khurafat dan bid’ah-bid’ah yang banyak sekali. Wajib bagi kalian untuk tidak bergaul dengan mereka. Dan apabila kalian sanggup untuk menasihati mereka, nasihatilah mereka. Apabila mereka menerima nasihat kalian (itu yang diharapkan –penerj) dan saya kira mereka tidak akan menerimanya, dan apabila mereka tidak menerima nasihat kalian maka tinggalkanlah mereka dan menjauhlah dari mereka. Dan Allah Ta’aala berfirman, “Berilah peringatan, sesungguhnya kamu (Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) adalah pembawa peringatan, dan kamu tidak berkuasa atas mereka”.
Hanya saja wajib bagi kalian memperingatkan kaum muslimin dari mereka dan membenci mereka di dalam hati-hati kalian. Hanya kepada Allah kita memohon taufiq.
2- Jawaban saya: Iya. Tetaplah kalian di sana, selamatnya akidah kalian lebih baik daripada kalian berkumpul-kumpul dengan kaum musyrikin.
3. Apabila sang imam bersih dari akidah-akidah ini maka tidak mengapa. Adapun kalau akidahnya tidak bersih darinya, maka yang utama tetaplah kalian seperti sekarang ini.
4- Tidak boleh bagi sang wakif (pemberi wakaf) untuk membeli wakafnya kembali. Karena wakaf apabila ucapan seseorang jelas bahwa itu adalah wakaf, maka barang itu tetap sebagai wakaf sepanjang masih ada langit dan bumi, sebagaimana datang keterangan akan yan demikian ini pada hadits yang shahih. Hanya kepada Allah kami mengharapkan taufiq.
—————————-
Ditanyakan dan ditranskrip oleh Al Ustadz Muhammad Cahyo kepada Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi –Semoga Allah senantiasa menjaganya-. Jazakumullahukhairan
Filed under: Manhaj Salaf


tambah lagi 1 fitnah lagi dari syeikh dari pengikut generasi terbaik di zaman ini, memang kami (yang ikut usaha dakwah) ini selalu difitnah, gak apalah mudah2an Allah memberikan nur hidayah kepada orang2 yg selalu memecah belah ummat
—————-
hmmm, hanya meluruskan, risalah di atas bukan fitnah, namun nasehat yang sangat bermanfaat dan penuh kasih sayang dari seorang Ulama nan ‘Alim. Komentar di atas setidaknya terdapat satu pengakuan yang jujur dari “seorang Najib”, bahwa yang syaikh dalam risalah di atas adalah “syaikh dari pengikut generasi terbaik”. Subhanallah. Semoga kita semua juga bisa menjadi pengikut generasi terbaik. Yaitu mengikuti manhajnya Rasulullah, shahabat, tabiin, tabiit tabiin. Dan semoga kita tidak mengikuti jalannya jamaah tabligh, manhajnya Ilyas dan Zakariya Kandahlawi dari India.
——————-
Barakallohu fik ya akhy karim.
Berkaca lebih baik buat kalian, hadzaa ahsan!
Tolong beri contoh kebaikan-kebaikan yang kalian hadirkan ditengah masyarakat umum.
Kalianlah kelompok yang selalu bikin onar di masjid.
Nggak bisa diajak kerja sama, suka merendahkan orang lain.Nggak bisa diajak komunikasi, kaku, sangar, kasar,suka protes, ghuluw, jumud, fanatik buta, dll.
Maka wajar kalau kalian banyak diusir dan terasing!
Cara dakwahmu kasar,maka orangpun lari dari kalian.
Tidakkah kalian ambil pelajaran dari taklim-mu yang diusir orang kampung, pondokmu yang dirusak massa. Jangan mimpi bung dengan sorga selama akhlaq kalian belum beres. Begini mengaku kelompok yang terbaik….??? Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun.
Saudara Najib lebih sopan di sini, beda di blog ana–pengikut JT galak-galak. Btw, kosakata yang umum digunakan oleh JT:
1. ikut usaha dakwah,
2. fikir nabi,
3. fikir rasulullah,
4. menyusul jika ada info baru….
Assalamua’laikum Wr.Wb
Astaghfirullah… syekh yg menyebutkan jamaah Tabligh memisahkan kalimat Laila ha Ilallah adalah fitnah besar.
Saya yang telah lama aktif di JT tidak pernah mendengar sekalipun tentang pemisahan kalimat tauhid itu..
Kalau memang syekh ingin kebenaran tentang apa yg syekh katakan tentang jamaah tabligh solat malamlah menangislah dan mintalah petunjuk kepada Allah SWT….siapa yg benar2 sesat…Tabligh atau salafikah
Insya Allah, Allah akan beri petunjuk..
Tidak salam buat kalian…..
Hai abu aqil tak beraqal, kamu termasuk orang yang tertulis di ayat ini , adalah orang2 yang sudah disebutkan oleh Allah Subhanallah Wa ta’ala dalam ayat :QS 7 :179 Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
————
Hati-Hati mas dengan fatwa2 masyaikh-nya kalau nggak sesuai sunnah ya pasti mereka sesat juga!!
Sekedar mengingatkan saja contoh masyaikh-pun bisa keliru ( mengatakan bumi bukan bulat ).
Berikut sebagai acuan agar kita tidak mudah meng-klaim orang lain sesat :
-Orang yg paling sempurna Imannya adalah orang yang paling baik akhlaqnya.
-Orang yg paling takut kepada Allah adalah Ulama’.
-Dari Abdullah bin Amr ra, Rosulullah saw. Bersabda, “ Mencaci seorang muslim adalah seperti seseorang yang mendekati kehancurannya”.(Thabrani – Majma’uz Zawaid).
-Dari Abdullah ra., Rosulullah saw, bersabda, “ Mencaci seorang muslim adalah perbuatan fasik dan membunuhnya adalah perbuatan kufur”.( Bukhori).
Keterangan : Seorang muslim yang membunuh muslim lainnya, berarti telah menyangkal kesempurnaan keislamannya, dan dapat menyebabkan ia mati dalam kekafiran.
-Dari Abu Barzah Al Islami ra., Rosulullah saw. Bersabda, “ Haai manusia! Kamu baru menerima Islam dengan lidahmu, akan tetapi iman belum masuk ke dalam hatimu! Janganlah memfitnah orang muslim atau mencari-cari kesalahan mereka yang tersembunyi , Karena siapa yang mencari –cari kesalahan saudara muslimnya, maka kesalahan-kesalahannya akan dibuka oleh Allah, Dan siapa yang kesalahan-kesalahannya di zhahirkan oleh Allah, ia akan dihinakan (olehNya), bahkan walaupun ia berada di rumahnya yang paling dalam”. ( Abu Dawud ).
-Dari Abu Hurairah ra., bahwa nabi saw. Bersabda, “cukup seorang itu disebut pendosa karena menceritakan semua yang ia dengar ( tanpa pembuktian ).
-Dari Hafsh bin Ashim ra., Rosulullah saw bersabda, Sudah cukup bagi seseorang itu (dianggap) pendusta jika ia menceritakan apa saja yang ia dengar tanpa ia memeriksa kebenarannya.” (Muslim).
-Dari Abu Umamah ra., Nabi SAW bersabda ,” Barangsiapa memukul punggung seorang muslim secara tidak adil ( khianat), ia akan bertemu Allah, dalam keadaan Allah murka kepadanya,” ( Thabrani).
————-
Mas kan sudah jelas toh…. kalau fitnah itu dosa besar! Kenapa ulama’ tersebut mudah berfatwa yang kesannya sembarangan, ini sungguh!!! bertentangan dengan keadaan sebenarnya. Al fitnatu asyadu minal qotli….
Padahal yang namanya ulama’ itu orang yang paling takut kepada Allah. Kalau kalian tidak bertabayyun ya akan sama dengan masyaikh kalian, akan berbuat dosa berkepanjangan. Kalau antum bisa tolong sebut ulama’ kalian yang pernah datang ke markaz dakwah di Nizamudin. Atau keterangan yang menyebutkan misal tuwaijiri pernah ke markaz dakwah Nizamuddin!!! Ingat mereka juga manusia, bisa salah juga. Walaupun mereka banyak yaa masih manusia juga.
Tolong dimuat tulisan ini, Kalau kalian orang yang mendapat petunjuk. Jangan terus postingan ana, antum buang.
Allahu A’lam.
————
dulu saat SMA saya pernah ikut kelompok JT ini, ikut khuruj 3 hari setiap akhir pekan. Alhamdulillah saat saya kerja dibalikpapan saya mendengar ceramah dan nasehat dari ustadz Askari tentang kelompok ini, Alhamdulillah akhirnya bisa keluar dari kelompok ini.
————-
Wall7amdulillah akhy. Barakallohu fik. Semoga Alloh menetapkan kaki kita dijalan yang haq, yakni jalan yang telah ditempuh salafunas sholih. Dan selayaknya kaum muslimin bersatu diatas Sunnah Rosululloh. Meninggalkan Kelompok2 sesat.
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh….
———
wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh,
———
hehehe..ana jadi geli kalo inget-inget waktu ikutan jama’ah tabligh.ana asif jiddan….3 hari,40 hari kalo ikutan muhadharah asatidz mungkin akan banyak ilmu syar’i yang ana dapat kali yah?
hehehe…barokallhu fikum buat admint blog ini!!
buat temen-temen ana yang dulu ikutan JT…apa masih fanatik yah sama hizbiyahnya??
atao dah insaf dan kembali kejalan dakwahnya salafusshalih??
ana harap sih dah taubat …hehehe..
gak mau kan jadi orang jahil terus-terusan…??
Wallahu waliyuttaufik…
———
barakallohu fik, akhy semoga saudara2 kita di berbagai kelompok itu kembali kepada jalan yang lurus, jalannya salaful ummah.
———
Assalamu’alaikum
Wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh
Salam Ukhuwah buat ikhwan akhwat fillah. Alhamdulillah Alloh telah memberikan hidayah pada ana sehigga ana bisa mengikuti manhaj yang haq ini. Ana mohon do’anya agar tetap istiqomah dan bisa menjadi muslimah sejati. Salam buat keluarga ana di Tegal.
Tetaplah berjuang saudariku. Barakallohu fik
assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
mohon ijin untuk membuat link
untuk memudahkan ana kembali ke blog ini
jazakollohu khoir
Maaf ikut nimbrung yang diatas…
Ana simpatisan.
Tidak ada satu harakahpun di indonesia ini yang tidak menyuruh menuntut ilmu’, jangan menutup mata. JT -pun mewajibkan menuntut ilmu sambil banyak mengingati Allah. Sesungguhnya kalau datang nya dari Rosul tak akan ada yang sanggup menolaknya, akhi.
Namun satu hal Fitnah nyata masyaikh kalian yang berfatwa : orang JT menganjurkan menyembah kuburan inilah yang perlu disesalkan. Wahai akhina dari serambi mekah, jangan kalian mengikuti fitnah yang kalian sendiri tidak ada ilmu mengenainya, bikin tambah sesat aja kalian. Cobalah dakwah ke kampung kita, disana banyak manusia telah kehilangan segala-galanya juga iman. Itulah pentingnya ilmu, agar bisa kita sampaikan lagi kepada saudara kita yang sedang bangkit dari tsunami.
——-
@ Al Akh Abu Somad
Anda belum tahu apa makna ulama dan siapa yang disebut ulama itu. Silakan Anda baca artikel-artikel (yang terdapat di website http://www.asysyariah.com atau yang lainnya) mengenai definisi ulama dan siapa saja ulama itu dari zaman dulu sampai sekarang. Setelah Anda paham siapa mereka itu, apakah masih berani mengatakan mereka tukang fitnah? Hati-hati akhi, daging ulama itu beracun!
————
ASSaLAMU ALIKUM
ikut nimbung.
orang yg berilmu tp tidak mengamalkan akan masuk neraka lebih dulu drpd org2 jahiliyah. anda org2 berilmu ( salafi) tp anda liat byk umat muhammad yg akan masuk neraka tp antum2 diam aja. DULU pertama yg di dakwahkan rosul adalah IMAN dan bukan ILMU. Liat ROSUL n SAHABAT. mereka menyebar ke seluruh alam mengajak TAAT pada alloh. JT khuruj mengajak umat taat pada Alloh. skr pikirkan lah. umat sekarang lg dalam kesesatan. kalo antum2 diam aja. kpn umat akan berubah.
——–
Terbukti diakui oleh umat bahwa ahlus sunnah salafiyun itu mengagungkan dan mengutamakan ilmu. Jika ditanya, apa yang kalian wahai salafiyun lakukan terhadap umat ini? Jawabnya gampang sekali, telah terbukti bahwa dakwah salafiyah ini menjadikan negeri berbarokah karena di dalamnya terdapat pengagungan terhadap dakwah salafiyah, contohnya negeri saudi arabia. Satu-satunya negeri di dunia ini yang berhukum dengan hukum Allah, syariat ditegakkan di sana, hukum had diterapkan di sana. Itulah hasil dakwahnya Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab rahimahullah yang bahu-membahu menyebarkan dakwah salafiyyah bersama Imam Muhammad bin Su‘ud, raja pertama Arab Saudi. Hasilnya bisa dilihat dan dirasakan sampai sekarang. Cemerlang, bukan?
ya akhi di daerah ana banyak sekali jamur kompor ini, dia pernah ngajak ikhwan diskusi. ya ternyata….punya ilmu aja nggak!!!!!!!!!
ass.wr.wb
ana nggak ngerti kenapa golongan antum selalu menjelek jelekan harokah lain??
lebih baik kita bersatu tiap-tiap harokah mempunyai kelebihan kelebihan tersendiri dan minusnya termasuk golongan antum?
dan kenapa antum mengambil pendapat dari ulama golongan antum sendiri itu sama saja tidak fair?
dan antum jangan bersifat ashabiyah alias fanatik ke golongan antum sudah tahu hadist nya kan? lebih baik antum bersifat terbuka dan muhasabah karena wallahu alam golongan antum mungkin bukan termasuk golongan ahlus sunnah tapi saya doakan moga demikian dengan syarat tidak bersifat arogan!!adan tau nggak antum firman allah dalam surat al-jumuah orang yang berilmu tapi tak diamalkan seperti keledai yang membawa buku bertumpuk-tumpuk amatlah buruk perumpamaan itu? mana amar mar’uf nahi munkar antum?antum harus sadar yg jadi PSK itu orang islam,yg jd Pengerdar narkoba itu orang islam apakah islam seperti itu??? atau kita hanya diam saja sambil mencari ilmu sebanyak banyknya tapi tdk diamalkan
Saudara Haulasyiah,
Dikatakan seseorang berilmu itu untuk diamalkan bukan untuk diperdebatkan dan untuk mengadu siapa yang paling pandai berilmu. Itu namanya sombong. Sedikit saja kesombongan ada dalam hati takkan masuk surganya Allah SWT. Jaga hati saudaraku.
———–
Yang penting ….
Harus segera kuamalkan sedikit ilmu yang kudapat …
Jangan pernah merasa baik ..
Jangan pernah merasa benar sendiri …
Hanya DIA Sang Maha Tahu yang mengerti …
siapa hamba Nya yang benar …
siapa hamba Nya yang tidak tersesat …
Mengapa harus saling tuduh …
Mengapa harus saling olok …
Mengapa harus saling fitnah …
diri sendiri pun belum tentu benar …
diri sendiri pun masih banyak dosa …
Semoga Kau ma’afkan diri kami Ya Robb.
———————-
Mana usahamu menasehati orang lain ?
Kemana engkau dikala saudaramu dalam kesesatan ?
Engkau sibukkan mengurus dirimu sendiri, sementara saudaramu dalam kegelapan
Engkau egois seolah hidup sendiri di dunia ini.
Makanya sembari memperbaiki diri, ingatkan saudaramu agar kejalan yang benar.
Syurga bukan dibuat untuk dirimu sendiri.
Kenapa nasehat ini engkau anggap sebagai olokan ?
Wahai saudaraku, kembalilah kepada Islam yang benar,
Islam sesuai dengan Al-Quran dan Hadits shahih,
Dan dengan pemahaman orang-orang yang telah diberi nikmat atas mereka
Yakni para salafus shalih.
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Bisa nggak sih kalau semua golongan merendah, dan melakukan debat tertutup, seperti yang pernah diadakan di kampus, kita uji semua nash, sahih apa nggak…berani nggak JT ? pasti takut dan selalu menghindar dengan dalil tidak boleh memperdebatkan aqidah
Wassalamu’alaikum
sabar mas.. walopun dirimu akan diberangus sama karkun-karkun ituh. he he he..asik kali masuk TV.
*****edited*****
——————-
semoga Allah ta’ala memaafkan anda…
assalamu’alaikum Wr.Wb.
Semoga Allah SWT memberi kita hidayah.. Amiin.
bertobatlah , antum yang mencela , jamaah tabligh, kepahaman kalian tentang ilmu islam tak akan sebanding degan para masyaih yang ahli dalam tafsir dan hadist,
tidak seperti kalian yang hanya mendengar tanpa mau amal dan tak mau meneruskan kerja rosululloh yang mulia ini.
antum merasa sombong dengan ilmu kalian yang amat sangat sedikit itu bahkan kalian gunakan untuk menghujat para pejuang agama alloh. semoga alloh mengampuni kita semua amin.
Assalamualaikum ya antum muslimun…
Ana pertama kali mendapatkan pengertian tentang sunnah melalui Jamaah Tabligh. Pada awalnya sangat jelas di mata ana yang benar dan salah.
Dalam kajiannya ana mendapat pengertian bahwa para salafiyyun itu hanya mengutamakan ilmu tanpa amal, maka kamipun membenci orang salafy.Ana ikut usaha dakwah JT hampir selama 3 tahun.
Setelah beberapa tahun ikut usaha dakwah JT, ana kurang puas karena ilmu yang diberikan itu2 saja (seputar adab 1 dan 2,adab makan,dan adab tidur).
Kemudian ana pun merujuk ke kitab-kitab yang relevan dan memang ada beberapa sunnahnya, tetapi lebih banyak yang tidak ada sunnahnya. Para ustadnya waktu ditanya masalah aqidah, fiqh dan tauhid menjawab “kita tidak perlu membahasnya karena akan menimbulkan perpecahan”. Hal ini yang mendorong ana untuk mencari sumber ilmu di beberapa kajian.
Akhirnya ana menemukan kajian yang bagus (jelas dasar hukumnya) dan kajian tersebut adalah kajian salafy yang di benci oleh JT. Di sinilah dahaga kurangnya ilmu tercukupi. Setelah mendalami akhirnya tahu bahwa yang selalu disebut, dibawa dan diamalkan JT tidaklah berdasar.
Bahkan fitnah yang mereka lontarkan kepada salafy yang katanya hanya mengutamakan ilmu dan tidak beramal tidak terbukti.
Kami berdakwah melalui apa yang kami bisa usahakan.
Bahkan ada fitnah keji yang mengatakan “mengapa salafy membenci JT, karena salafy mendapat sokongan dana dari yahudi untuk menghalangi terbentuknya ke-khalifahan di India” Mana buktinya!!!!…..
Semoga energi dan semangat para karkun dalam menuntut ilmu yang HAQ tetap menyala. Dan setelah ilmunya cukup insyaallah akan mengetahui dengan sendirinya bahwa yang mereka “usahakan” tidaklah sama dengan yang Rasul usahakan..
jazakumullah….
Assalamu’alikum,
Afwan ya akhii, ana pada masa muda/kuliah juga sempat terlena dengan dunia dan melupakan akhirat ana. Hingga ana banyak meninggalkan kewajiban sebagai muslim. Hingga setelah Abii dan Umii mengajak ana umroh, disanalah pintu hati ana terbuka dan sepulang dari sana ana jadi tertarik untuk memperdalam agama islam. Alhamdulillah, ana jadi gemar membaca, dan kebetulan abii memiliki kitab Alquran terjemahan, Kitab sahih bukhori dan kitab sahih muslim. Ana jadi mengenal hadist itu ada yang sahih, hasan, dhaif dan maudhu. Besar semangat ana untuk menghidupkan apa yang tertulis di kitab yang ana baca tersebut (Alquran, muslim, bukhori). Ana biasa shalat jamaah di mesjid dekat kantor ana. Ana tertarik dengan orang -orang berjanggut dan berjidat hitam yang datang dengan baju kerja dan ketika shalat mengganti baju dengan gamis dan surban dan mwnghidupkan taklim. Ana mencari tau tentang mereka dan ana inisiatif ikut itikaf 3 hari bersama mereka. Ternyata merekalah yang dikenal sebagai JT.Ana beberapa kali ikut khuruj 3 hari. Dan ana menemukan bahwa mereka adalah orang-orang yang tulus, rendah hati, sederhana, baik sayang dan cinta kepada Allah dan Rasulullah. Juga ana menemukan istilah “ukhuwah islamiyah’ yang sesungguhnya. Akrab dan saling menyayangi satu sama lain. Tapi ana merasa kurang mendapatkan ilmu agama secara mendalam di JT. Ana tetap rajin membaca dan akhirnya ana mengenal situs almanhaj Apa yang ditulis dan disampaikan mengenai akidah dan masalah syariah sangat sesuai dengan apa yang selama ini ana pahami dari membaca alquran, bukhori, muslim. Ana setuju dengan hal berhati-hati dalam beramal agama. Hanya mengambil dan mengamalkan yang shahih. dan beramal dengan lebih dahulu mempelajari ilmunya.
Ana pun jadi rajin ikut kajian2 salafy.
Ana merasa tenang mengambil ilmu dari ulama dan buku2 bermanhaj salaf. karena mereka adalah kaum yang sangat berhati-hati darimana mengambil sesuatu mengenai urusan agama mereka.
Namun sering ana teringat dan kangen dengan teman2 ana di JT. Ana kenal betul mereka adalah teman2 yang memiliki ghirah yang tinggi dan akhlak yang baik. Ana bertekad kelak jika ana sudah memiliki ilmu yang cukup mendalam mengenai islam, tau mana hadis sahih, hasan, dhaif dan maudhu, paham fikih dan hukum2 ibadah, insya Allah ana kan bergabung dengan JT lagi, dan mengingatkan saudara2 ana disana tentang bahaya menyampaikan hadist dhaif. dan jika ingin menyampaikan sesuatu jangan pakai hadis itu dan itu karena dhaif, ada hadist yang kualitasnya lebih baik yaitu ini dan ini..Dan jangan meyakini bahwa khuruj yang 3 hari, 10 hari, 40 hari dan 4 bulan itu sunnah apalagi wajib..karena tidak ada nash shahih yang memerintahkan hal demikian.Belum pernah saya baca ada sahabat yang khuruj 3 hari dan jaulah setiap jam 5 sore.. hal2 demikian itu adalah hasil ijtihad Syaikh Muhammad Ilyas. Bukan sunah apalagi wajib. jika diniatkan untuk sarana tarbiyah dan pendidikan insyaAllah tidak mengapa..(setiap amal dinilai dari niatnya bukan?) Karena toh tidak ada satupun ulama yang membidahkan kuliah agama di Universitas Islam dengan jangka waktu tertentu bukan?
Dan ana ingin mnegajak saudara2 di JT untuk terbuka dan berjiwa besar menerima koreksi dari saudara2 di salafy. Kaum salafy itu banyak memiliki ulama yang ahli kritik hadist. dan jika memang ada hadist dhaif dan maudhu di dalam kitab fadhail amal yang mari kita perbaiki bersama. Saya rasa syaikh kandhlawi pun akan berbahagia jika kitab beliau direvisi hingga semakin baik kualitasnya, semakin terjaga kesahihannya.
Jamaah tabligh adalah ladang untuk beramal. Karena disana tidak ada mata pelajaran hadist atau tafsir qur’an atau kelas bahasa arab atau syariah. Mari kita belajar kepada ahlinya, yaitu ulama2 yang berpegang teguh pada manhaj para shaabat dan berdiri tegak diatas sunnah..
Dan salafy adalah tempat untuk menimba ilmu yang sahih mengenai agama islam ini..kepada merkea kita bisa bertanya dan meminta nasihat.
Ajaran salafy adalah shahih dan benar. jika ada orang2 salafy yang berperangai galak, kasar, suka membuang muka, tidak menjawab salam, bermuka masam, dan memandang dengan mata penuhkebencian kepada saudara2 muslimya dan gemar menuduh “ahli bidah” tanpa meneliti latar belakang orang terlenbih dahulu, maka menurut saya orang-orang seperti ini hanyalah oknum-oknum yang mencoreng nama baik salafy..
Salafy adalah ajaran yang haq, jika ada orang2 yang mengaku salafy tapi gemar menyakiti hati orang lain, kita sangka baik saja dia masih baru belajar agama.
Semakin orang mendalami salafy maka semakin santun ia dan semakin rendah hatinya. Semakin dia berilmu semakin dia taat kepada Allah dan Rasulullah. Dan Taatnya akan tercermin dari perilakunya yang bagaikan alquran berjalan, bagaikan setiap kata2 di kitab hadist itu hidup dalam hidupnya. Wallahualam.
Mohon maaf jika ada kata2 ana yang kurang berkenan.
Wassalamu’alikum wrahmatullahi wabarakatuh.
astaghfirullah..
kaLo nak menyalahkan suatu jemaah hendaklah anda ikut duLu barang sehari dua hari.. jangan langsung berkata seperti itu.
semoga Allah meluruskan perkataan saya.
saya sangat salut melihat jemaah ini. tidak ada cakap dunia di antara mereka. mereka cuba hidupkan sunnah nabi kita. mereka ajak sudare – sudare kita tuk shalat berjamaah di masjid – masjid Allah. mereka nek makmurkan masjid – masjid Allah..
kalo saudare nak buat artikeL tolong pelajari lebih rinci lagi..
Assalamu’alaikum
Saya berterima kasih baik kepada yang melarang maupun yang membela artikel di atas, tentang kegiatan dakwah yang saya lakukan, semoga do’a yang kalian panjatkan dikabulkan oleh Alloh SWT, dan saya yang risau ini mendapat pencahayaan yang sesuai dengan Qur’an dan Sunah, sekali lagi terima kasih. Jazzakumullah Khairan Katsiro.
Wassalamu’alaikum
Iya, mari kita saling bertegur sapa
* ini mudah ya?
assalaamu’alaikum
adakah ikhwah2 kita dari salafy yang mengajak saudara2 kita yang lalai dari mengingat Allah untuk kembali taat kepada Allah dari tempat2 berkumpulnya mereka (mis: pasar2, warung2 dan sebagainya) atau juga pergi kerumah mereka untuk menasehati mereka (yang jauh dari nilai dien), yang jelas perbuatan mereka tersebut jauh dari nilai2 dien yang murni ini, bahkan yang mereka kerjakan sudah lebih dari bid’ah (maksudnya sudah menuju kepada kekufuran) merujuk kepada riwayat “Sesungguhnya (batas) antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat (HR Muslim, no. 82; Tirmidzi, no. 2618; Abu Dawud, no. 4678; Ibnu Majah, no. 1078.)”.
Atau kita sebagai salafy hanya mengundang orang untuk hadir dalam majelis ilmiah yang kita buat dengan membuat famplet2 dan sebagainya, atau kita membuat buletin2 atau majalah yang sudah tentu bahwa kita mengetahui banyak dimasyarakat awam dikalangan kita yang kurang berminat untuk bergabung dalam majelis kita, konon lagi membaca artikel/majalah yang kita buat.! Allahul musta’an
subhanallah…semua fitnah belaka. moga allah berikan pertunjuk kepada anda
‘afwan ya akhi, kalau antum bilang “Hal yang seperti antum sebutkan itu hanya sebahagian dari metode dakwah dari sekian banyak metode yang dilakukan salafiyun untuk mengajak ummat mengenal dan memahami agama ini secara benar dengan pemahaman salaful ummah.” bukankah metode yang yang terbaik metode Rasulullah dalam berdakwah dan menyampaikan ilmu, kenapa kita mencoba membuat metode-metode yang lain yang menurut kita sesuai dengan zaman sekarang, bukankah kita telah sepakat bahwa metode/sunnah berjaya sampai akhir zaman walaupun ahli bid’ah tidak senang.
barakallahu fiik
yang antum sebutkan itu benar sekali ya akhi, itu merupakan bagian dari dakwahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, tapi ingat ya akhi itu hanya bagian. yang kita harus sadari bagaimana sebelum Rasulullah membuat ta’lim, apa yang rasulullah kerjakan? atau antum pasti mengetahui bagaimana para sahabat radhiallahu’anhum ajma’in sewaktu masuk baru masuk islam dan setelah Rasulullah wafat, mereka berdakwah dalam mengingatkan manusia untuk menggigit sunnah ini dengan gigi graham.!
ya.. akhi ana bukannya membela JT, jujur ana katakan ana juga pernah ikut JT tapi ana belum pernah mendengar kalau khuruj itu wajib, yg pernah ana dengar kalau yang wajib itu menyuruh manusia utk taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan ikut sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallan.
“wamaa aataakumurrasuulu fakhuzuuhu wamaa nahaakum ‘anhu fantahu” (apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah)
barakallhu fiik
ya akhi tidak ada yang satu orangpun yang bilang bahkan orang awam pun yang pernah mengatakan bahwa dakwah pertama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam itu mengajak untuk shalat apalagi zakat dst,, jelas yg pertama kali di ajak Rasulullah itu mentauhidkan Allah subhanahu wata’ala.! tapi yang menjadi inti pembicaraan kita bagaimana metode/cara Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan para Sahabatnya dalam mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah, itu yang perlu kita contoh.!
mengenai omongan karkun yang antum sebukan tadi, seharusnya itu menjadi tanggup jawab kita bahkan antum sebagai temannya berhak umtuk menasehati teman antum tersebut (yang antum sebut karkun), untuk bisa memahami aqidah ahlussunnah.! dan yang sama2 kita telah mengetahui bahwa tidak semua karkun itu orang yang berilmu yang mengetahui ilmu dien ini, bahkan diantara mereka ada yang dulunya sangat jahil, jangankan ilmu tauhid, bahkan dulunya shalat pun mereka tidak mengenalnya.!
Allahul musta’an
Allhul musta’an. akhi, knp antum tidak berfikir lebih jauh lagi, knp antum tdk pernah menyebutkan apa yang Rasulullah buat sebelum Beliau membuat ta’lim di rumah Abi Arqam, ana rasa antum lebih mengetahuinya lagi.! kenapa kita melupakan hal tersebut.? atau telah sama2 kita ketahui bagaimana Sahabat mendakwahkan islam kepada ahli kampungnya krn semangatnya atas islam.!
Barakallahu fiik..
‘afwan akhi ini tidak ada hubungannya dengan JT, tp ini menyangkut bagaimana dakwah yang Rasulullah buat, bukannya aktivitas JT yang selalu antum sebutkan, kan kita pernah membahas kalau dakwah yang Rasulullah buat pertama kali adalah dakwah tauhid kemudian Rasulullah menjelaskan tentang makna tauhid dll melalui ta’lim.!
semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua untuk dapat mengamalkan agama ini sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya dan Salaf As-Shalih. Amiiin…
wa iyyakum.!
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Silahkan untuk dapat dilihat di situs kami sebagai pandangan berimbang terhadap tulisan diatas, http://
Jadi kesimpulannya apa? Siapakah yang ga mempunyai ilmu, terus siapa yang ilmunya sempurna?
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Tolong tanyakan sama JT, sebelum lahir si Maulana Ilyas Khandalawi… udah ada apa belon itu JT, kalaulah JT itu firqah yang benar…sungguh sayang orang-orang yang hidup sebelum Ilyas kandahlawi lahir mereka tidak mendapatkan kitab fadhail amal yang penuh dengan hadist2 batil, maudhu maupun khurafat itu. Lama-lama kitab fadhail amal akan menjadi kitab suci mereka seperti kitab tazkirahnya Ahmadiyah….. setiap abis shalat bukan mengkaji alqur’an ataupun hadist serta ilmu lainnya….tapi langsung ambil kitab fadhail amal. Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiun.
Sekali lagi pertanyaan diulangi……kalaulah firqah JT adalah firqah yang haq, bagaimana pengamalan JT sebelum Ilyas Kandahlawi lahir?????? apakah ngumpul bareng setiap 4 tahun sekali udah ada? belon lagi kuburan Ilyas ditanam di dalam mesjid kalian di Nijamuddin. Wahai pengikut Jama’ah Tabligh, sadarkah kalian bahwa ngumpul bareng JT dunia di India setiap 4 tahunan sekali merupakan tandingan Ibadah Haji di Mekkah, hingga nantinya khuruj ke India itu lebih afdhol daripada ke Mekkah? Sungguh talbis iblis telah menghinggapi kalian.
Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kalian semua
Assalaamu’alaikum, ..
Maaf .. saya tertarik ingin mencari tahu sebenar-benarnya .. saya juga pernah mengikuti masturot (meski bukan dari kehendak saya sendiri, sekedar patuh pd suami) .. Dan memang benar, .. sesuai pengalaman yang saya dapatkan …
JT tidak memberikan ilmu apapun, selain mengulang-ulang satu-satunya kitab yang mereka jadikan pedoman “Fadhail amal” ..
Saya juga mengikuti semua kajian .. dan sebelum menikah, saya sudah tahu sedikit bagaimana jeleknya kelakuan mereka mereka yang keblinger dalam menerapkan arti kata “JIHAD” ..
Meninggalkan keluarga, tanpa apa-apa dengan dalih … ada Allah yang menjaga mereka ..
Sejujurnya, pengalaman yang saya dapatkan dan kesan tentang JT ini, betul-betul menyakitkan ..
Hingga akhirnya, saya memilih “Khulu” … daripada perbedaan faham, mencoba memberi masukan malah dicap istri durhaka .. :(
Sekiranya banyak saudari-saudari yang mengalami hal yang sama, saya terbuka untuk berbagi ..
Terimakasih untuk admin blog ini, semoga terbalas segala kebaikan ..
Jazaakumulloh khoir ..
salam,
sudah hampir 20 thn ikut JT. JT tidak salah apa2 dan tidak mengajar hadith maudhuk atau semata2 dhaif. Ulama yang belajar hadith hingga ratusan ribu.. pasti dapat melihat betapa hadith2 di dalam kitab2 fadhail amal itu begitu tinggi darjatnya, majoritinya Soheh dan Hassan.. ada yg dhaif tapi dikuatkan oleh hadith lain hingga ia menjadi soheh juga.
Islam ini bersaudara dan tinggalkan kesyirikan, amalkan sunnah Rasul saw, tinggalkan perkara sia2. Belajar biar meluas sumber rujukan, bukan setakat maulana Ilyas sahaja, maulana zakaria sahaja(Raisul Muhatdithin), atau Muhammad Abd Wahhab sahaja, Albani sahaja, Soleh Uthaimin sahaja, Ibn Taimiyyah sahaja.. atau bbrp orang ulama/ustaz yang sama pendapat dgn M.A.Wahhab sahaja.. Bukan.. bukan dan bukan demikian..
Kita wajar merujuk sekaliannya, jgn membidahkan sesiapa andai belum jelas buktinya.. teguran juga dgn Hikmah. Tak kira dalam kelompok salafi, wahabi, JT, Ikhwan.. ada saja sijahil dan sipemalas belajar..
Orang2 begini memang rugi dan mengundang fitnah terutama sebab begitu ramai manusia hobinya menfitnah, mengumpat sesama Muslim.. tak kira dia dari salafi atau JT atau lainnya..
Kalau baru belajar sedikit, jangan Ujub bangga diri dan mengata orang lain jahil, bid’ah dan sesat. Kesalahan individu tidak patut menjadi alasan kita mengata keseluruhan kelompok manusia muslimin tersebut.. Sedari mula begitulah aku lihat di sini.. USAH MENJADI MANUSIA BEROTAK KECIL DAN PENUH EMOSI!!! ANDA SEMUA MEMALUKAN KELOMPOK ANDA MASING-MASING!
Kita adalah saudara Muslim sekalian nya.. membenci orang islam tanpa hak/ilmu yg cukup, adalah kezaliman, melukakan hati dan membuat perpecahan umat dosanya lebih besar dari meruntuhkan Kaabah!! Ingat itu !!