Abu Aqil di Langsa

Icon

Blog Pribadi

Jangan berkumpul dengan Jamaah Tabligh

Tinggallah kalian di Masjid kalian, itu lebih baik bagi kalian daripada kalian kumpul-kumpul bersama Jamaah Tabligh.

Nasehat Syeikh Ahmad bin Yahya An-Najmi

Syeikh ditanya : Dulu, sebelum kenal faham salaf, kita juga anti kepada bid’ah yang ada. Karena itu kami juga memisahkan diri dari keumuman masyarakat dengan membangun sebuah masjid kecil diatas sebuah tanah yang diwakafkan seorang ikhwan.

Maka kami mendirikan sholat lima waktu dan jum at menurut sunnah yang kami ketahui. Kini banyak ikhwan2 yang pindah dari tempat kami ketempat lain yang jauh. Ada karena pekerjaan, futur dan termakan fitnah sururi. Hingga yang sholat lima waktu dan jum’at hanya sekitar lima orang dewasa dan beberapa anak-anak.

Ada seorang da’i menyuruh kami untuk meninggalkan mesjid itu dan bergabung dengan masjid awam terdekat sekitar 300 meter dari mesjid kami. dengan alasan agar mereka mengenal dakwah kami. Dan selama ini mereka memang tidak suka kepada kami. dan masjid orang awam itu kadang menjadi markas tabligh ketika khuruj.

Di negeri kami biasa terjadi masjid berdekatan. Kami masih berharap akan lahirnya generasi salafiy untuk menghidupkan kembali masjid ini. yang mewakafkan masjid bersedia membeli kembali tanah yang dia wakafkan jika memang boleh dan masjid harus diruntuhkan.Yang ingin kami tanyakan:
1. Bagaimana nasehat sang da’i ini?
2. Apakah kami tetap mendirikan sholat lima waktu dan jum’at di masjid kami
3. atau hanya sholat lima waktu di masjid kami dan jum’at dengan masyarakat umum?
4. bolehkan yangmewakafkan membeli lagi tanah itu?
5. berikan kami nasehat dan bimbingan dalam masalah ini.

Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi -Semoga Allah Senantiasa Menjaganya- menjawab :
Segala puji hanya milik Allah, shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabatnya.

1- Pertama-tama: Menurut pandanganku tinggallah kalian di Masjid kalian, itu lebih baik bagi kalian daripada kalian kumpul-kumpul bersama Jamaah Tabligh. Kedua: Saya beritahu kalian bahwa Jamaah Tabligh adalah khurafiyyun (penganut khurafat), mereka memiliki keyakinan-keyakinan kepada oran-orang mati dari pengikut tarikat-tarikat sufiyah Diubandiyah. Mereka berjalan di atas empat macam tarikat sufiyah: Jusytiyah, Sahrawardiyah, Qadiriyah dan Naqsyabandiyah. Dan mereka memotong dzikir Laa Ilaahi Illallaah, menjadi: Laa Ilaaha, dan mengulang-ulangnya 200 atau 300 kali kemudian mereka membaca Illallaah 200 atau 300 kali.

Dan para ulama Ahlussunnah mengatakan: barangsiapa yang memisah kalimat nafi (penafian: yaitu Laa Ilaaha) dari kalimat Itsbat (Penetapan: yaitu Illallaah), dia telah kafir.

Dan mereka memiliki khurafat-khurafat dan bid’ah-bid’ah yang banyak sekali. Wajib bagi kalian untuk tidak bergaul dengan mereka. Dan apabila kalian sanggup untuk menasihati mereka, nasihatilah mereka. Apabila mereka menerima nasihat kalian (itu yang diharapkan –penerj) dan saya kira mereka tidak akan menerimanya, dan apabila mereka tidak menerima nasihat kalian maka tinggalkanlah mereka dan menjauhlah dari mereka. Dan Allah Ta’aala berfirman, “Berilah peringatan, sesungguhnya kamu (Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam) adalah pembawa peringatan, dan kamu tidak berkuasa atas mereka”.

Hanya saja wajib bagi kalian memperingatkan kaum muslimin dari mereka dan membenci mereka di dalam hati-hati kalian. Hanya kepada Allah kita memohon taufiq.

2- Jawaban saya: Iya. Tetaplah kalian di sana, selamatnya akidah kalian lebih baik daripada kalian berkumpul-kumpul dengan kaum musyrikin.

3. Apabila sang imam bersih dari akidah-akidah ini maka tidak mengapa. Adapun kalau akidahnya tidak bersih darinya, maka yang utama tetaplah kalian seperti sekarang ini.

4- Tidak boleh bagi sang wakif (pemberi wakaf) untuk membeli wakafnya kembali. Karena wakaf apabila ucapan seseorang jelas bahwa itu adalah wakaf, maka barang itu tetap sebagai wakaf sepanjang masih ada langit dan bumi, sebagaimana datang keterangan akan yan demikian ini pada hadits yang shahih. Hanya kepada Allah kami mengharapkan taufiq.
—————————-
Ditanyakan dan ditranskrip oleh Al Ustadz Muhammad Cahyo kepada Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi –Semoga Allah senantiasa menjaganya-. Jazakumullahukhairan

Filed under: Manhaj Salaf

42 Responses

  1. najib mengatakan:

    tambah lagi 1 fitnah lagi dari syeikh dari pengikut generasi terbaik di zaman ini, memang kami (yang ikut usaha dakwah) ini selalu difitnah, gak apalah mudah2an Allah memberikan nur hidayah kepada orang2 yg selalu memecah belah ummat
    —————-

    Ya mudah-mudahan Alloh memberi hidayah kepada mereka yang memecah belah agama ini menjadi berkelompok-kelompok, seperti HT, IM, JT, dll. Padahal sudah jelas ancaman yang akan ditimpakan kepada mereka yang memecah belah agama ini. Ketahuilah bahwa asalnya agama ini adalah 1 yakni pengikut dan pentauladan Rosululloh dan Para sahabat, namun beberapa kurun setelahnya dan setelahnya lahirlah pengikut AlKandalawy yang kemudian lebih dikenal dengan Jamaah Tabligh (JT) mereka ini yang mengaku mengikuti Rosululloh padahal pengakuan mereka tidak dibarengi dengan pembuktian. Mereka gemar melakukan bid’ah, hal-hal khurofat, menyampaikan kedustaan atas Nama Rosululloh dengan menyampaikan hadits dhoif bahkan maudhu’/palsu, dll akibat kebodohan dan kejahilan mereka terhadap aqidah dan syariat yang mulia ini.

    كل يدعى وصلابليلى وليلى لاتقرلهم بذاك
    Semua mengaku-ngaku punya hubungan dengan Laila
    Namun Laila memungkiri pengakuan-pengakuan mereka tersebut

  2. Abu Husam mengatakan:

    hmmm, hanya meluruskan, risalah di atas bukan fitnah, namun nasehat yang sangat bermanfaat dan penuh kasih sayang dari seorang Ulama nan ‘Alim. Komentar di atas setidaknya terdapat satu pengakuan yang jujur dari “seorang Najib”, bahwa yang syaikh dalam risalah di atas adalah “syaikh dari pengikut generasi terbaik”. Subhanallah. Semoga kita semua juga bisa menjadi pengikut generasi terbaik. Yaitu mengikuti manhajnya Rasulullah, shahabat, tabiin, tabiit tabiin. Dan semoga kita tidak mengikuti jalannya jamaah tabligh, manhajnya Ilyas dan Zakariya Kandahlawi dari India.
    ——————-
    Barakallohu fik ya akhy karim.

  3. Abu Darda mengatakan:

    Berkaca lebih baik buat kalian, hadzaa ahsan!
    Tolong beri contoh kebaikan-kebaikan yang kalian hadirkan ditengah masyarakat umum.

    Akh, bukankah lebih baik kebaikan2 disembunyikan, namun mungkin ini berbeda dengan kalian yang sebaliknya

    Kalianlah kelompok yang selalu bikin onar di masjid.

    Maksudnya onar apaan ni?

    Nggak bisa diajak kerja sama, suka merendahkan orang lain.Nggak bisa diajak komunikasi, kaku, sangar, kasar,suka protes, ghuluw, jumud, fanatik buta, dll.

    Kerja sama bagaimana ni? jika kerja sama untuk membuat bid’ah, khurofat tentu hal ini tidak boleh ikuti. Antum belum mengenalnya dari dalam sih, cuba antum tinggalkan semua fanatisme golongan.

    Maka wajar kalau kalian banyak diusir dan terasing!
    Cara dakwahmu kasar,maka orangpun lari dari kalian.
    Tidakkah kalian ambil pelajaran dari taklim-mu yang diusir orang kampung, pondokmu yang dirusak massa. Jangan mimpi bung dengan sorga selama akhlaq kalian belum beres. Begini mengaku kelompok yang terbaik….??? Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun.

    Yang kasar tu yang mana sih? apa karena tidak setuju dengan bid’ah, khurofat dll lantas dibilang kasar?
    Kalao diusir dan terasing, bukankah dulu rosululloh ketika memurnikan aqidah ditengah-tengah masyarakat Jahiliyyah juga di usir dan terasingkan ? Oh langkah nikmatnya jika pengalaman besar rosululloh itu kami alami dan kami rasakan. Allohu yahdik

  4. antosalafy mengatakan:

    Saudara Najib lebih sopan di sini, beda di blog ana–pengikut JT galak-galak. Btw, kosakata yang umum digunakan oleh JT:
    1. ikut usaha dakwah,
    2. fikir nabi,
    3. fikir rasulullah,
    4. menyusul jika ada info baru….

  5. Abdullah mengatakan:

    Assalamua’laikum Wr.Wb

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    Astaghfirullah… syekh yg menyebutkan jamaah Tabligh memisahkan kalimat Laila ha Ilallah adalah fitnah besar.
    Saya yang telah lama aktif di JT tidak pernah mendengar sekalipun tentang pemisahan kalimat tauhid itu..
    Kalau memang syekh ingin kebenaran tentang apa yg syekh katakan tentang jamaah tabligh solat malamlah menangislah dan mintalah petunjuk kepada Allah SWT….siapa yg benar2 sesat…Tabligh atau salafikah
    Insya Allah, Allah akan beri petunjuk..

    Tentu yang sesat adalah JT, udah ada fatwa ulamanya kok, Sebab keluar fatwa ulamanya udah tau kan? Belum? Nah, cuba belajar, jangan khuruj tapi gak punya elmu agama, gak punya elmu tentang hadits, gak faham tauhid. Blajar lagi dong. Carilah dasar2 dalam alquran dan hadits tentang Aqidah kalian, tentang Sholat kalian, tentang amalan2 kalian. Jangan beramal tanpa ilmu.
    Mas, Antum dan kelompok antum (JT) gak ilmiah, cuma “pengalaman pribadi” aja yang digunain sebagai Dalih/ alasan. Betul kata Abu Maulid

  6. choirul A mengatakan:

    Tidak salam buat kalian…..
    Hai abu aqil tak beraqal, kamu termasuk orang yang tertulis di ayat ini , adalah orang2 yang sudah disebutkan oleh Allah Subhanallah Wa ta’ala dalam ayat :QS 7 :179 Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.
    ————

    Ana termasuk dalam ayat tersebut? wah dari mana anda tahu? tafsir mana pula itu?
    Apakah orang yang merasa aman dari Siksa Alloh itu lebih mulia dari Binatang ternak?
    Akhy (hadanallohu waiyyakum), fatwa tersebut berasal dari ulama diantara sekian banyak ulama ahlussunnah wal jama’ah yang berfatwa tentang kesesatan JT. wallohul musta’an.
    Perlu disadari pula bahwa, ayat tersebut juga memukul orang-orang yang tidak peduli dengan peringatan2 dari para ulama warasatul anbiya’, tidak mempedulikan seruan hadits rosululloh agar tidak berlebih-lebihan dalam agama yang menyebabkan mereka jatuh kedalam kubangan hizbiyah, berlumur lumpur bid’ah serta ditutupi kabut kemusyrikan. Maka, kembalilah kepada Al-Quran dan As-Sunnah dengan pemahaman salaful Ummah. <em>Ya Alloh, tunjukilah kami, jalan yang lurus, yakni jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat keatas mereka.

  7. Firdausi mengatakan:

    Hati-Hati mas dengan fatwa2 masyaikh-nya kalau nggak sesuai sunnah ya pasti mereka sesat juga!!

    Jazakallohu khoiron atas nasehatnya.

    Sekedar mengingatkan saja contoh masyaikh-pun bisa keliru ( mengatakan bumi bukan bulat ).
    Berikut sebagai acuan agar kita tidak mudah meng-klaim orang lain sesat :
    -Orang yg paling sempurna Imannya adalah orang yang paling baik akhlaqnya.
    -Orang yg paling takut kepada Allah adalah Ulama’.
    -Dari Abdullah bin Amr ra, Rosulullah saw. Bersabda, “ Mencaci seorang muslim adalah seperti seseorang yang mendekati kehancurannya”.(Thabrani – Majma’uz Zawaid).
    -Dari Abdullah ra., Rosulullah saw, bersabda, “ Mencaci seorang muslim adalah perbuatan fasik dan membunuhnya adalah perbuatan kufur”.( Bukhori).
    Keterangan : Seorang muslim yang membunuh muslim lainnya, berarti telah menyangkal kesempurnaan keislamannya, dan dapat menyebabkan ia mati dalam kekafiran.
    -Dari Abu Barzah Al Islami ra., Rosulullah saw. Bersabda, “ Haai manusia! Kamu baru menerima Islam dengan lidahmu, akan tetapi iman belum masuk ke dalam hatimu! Janganlah memfitnah orang muslim atau mencari-cari kesalahan mereka yang tersembunyi , Karena siapa yang mencari –cari kesalahan saudara muslimnya, maka kesalahan-kesalahannya akan dibuka oleh Allah, Dan siapa yang kesalahan-kesalahannya di zhahirkan oleh Allah, ia akan dihinakan (olehNya), bahkan walaupun ia berada di rumahnya yang paling dalam”. ( Abu Dawud ).
    -Dari Abu Hurairah ra., bahwa nabi saw. Bersabda, “cukup seorang itu disebut pendosa karena menceritakan semua yang ia dengar ( tanpa pembuktian ).
    -Dari Hafsh bin Ashim ra., Rosulullah saw bersabda, Sudah cukup bagi seseorang itu (dianggap) pendusta jika ia menceritakan apa saja yang ia dengar tanpa ia memeriksa kebenarannya.” (Muslim).
    -Dari Abu Umamah ra., Nabi SAW bersabda ,” Barangsiapa memukul punggung seorang muslim secara tidak adil ( khianat), ia akan bertemu Allah, dalam keadaan Allah murka kepadanya,” ( Thabrani).
    ————-

    iya mas, para ulama tentunya sudah mempertimbangkannya dengan matang, apalagi bukan hanya 1 orang ulama yang berfatwa tentang kesesatan JT, tp beberapa orang ulama, seperti, syeikh Albany, syeikh bin Baz, Syeikh Muqbil rahimahumullohu ta’ala. Allohu yubarrik

  8. Firdausi mengatakan:

    Mas kan sudah jelas toh…. kalau fitnah itu dosa besar! Kenapa ulama’ tersebut mudah berfatwa yang kesannya sembarangan, ini sungguh!!! bertentangan dengan keadaan sebenarnya. Al fitnatu asyadu minal qotli….
    Padahal yang namanya ulama’ itu orang yang paling takut kepada Allah. Kalau kalian tidak bertabayyun ya akan sama dengan masyaikh kalian, akan berbuat dosa berkepanjangan. Kalau antum bisa tolong sebut ulama’ kalian yang pernah datang ke markaz dakwah di Nizamudin. Atau keterangan yang menyebutkan misal tuwaijiri pernah ke markaz dakwah Nizamuddin!!! Ingat mereka juga manusia, bisa salah juga. Walaupun mereka banyak yaa masih manusia juga.
    Tolong dimuat tulisan ini, Kalau kalian orang yang mendapat petunjuk. Jangan terus postingan ana, antum buang.
    Allahu A’lam.
    ————

    Akhy (hadanallohu waiyyak) sebenarnya yang gak sadar akan kesesatan JT atau firqah lainnya itu, kita atau para ulama? Jangan karena kecintaan, fanatisme kita kepada golongan kita, menutup semua cela dan borok yang ada. Sesungguhnya para ulama telah meneliti tentang hakikat JT, dan kesimpulannya adalah bahwa JT adalah jamaah yang tidak mengutamakan ‘Ilmu.

    Terserah kepada antum, apakah menerima atau tidak fatwa ulama tersebut. Maka nasehat ana, belajarlah tentang aqidah yang lurus, aqidahnya para salafus sholih, belajarlah tentang ilmu hadits, agar antum dan jamaah antum tidak menyampaikan sembarang hadits. Allohu yubarrik.

  9. sarageni mengatakan:

    dulu saat SMA saya pernah ikut kelompok JT ini, ikut khuruj 3 hari setiap akhir pekan. Alhamdulillah saat saya kerja dibalikpapan saya mendengar ceramah dan nasehat dari ustadz Askari tentang kelompok ini, Alhamdulillah akhirnya bisa keluar dari kelompok ini.
    ————-
    Wall7amdulillah akhy. Barakallohu fik. Semoga Alloh menetapkan kaki kita dijalan yang haq, yakni jalan yang telah ditempuh salafunas sholih. Dan selayaknya kaum muslimin bersatu diatas Sunnah Rosululloh. Meninggalkan Kelompok2 sesat.

  10. kang ian mengatakan:

    Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh….
    ———
    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh,
    ———
    hehehe..ana jadi geli kalo inget-inget waktu ikutan jama’ah tabligh.ana asif jiddan….3 hari,40 hari kalo ikutan muhadharah asatidz mungkin akan banyak ilmu syar’i yang ana dapat kali yah?
    hehehe…barokallhu fikum buat admint blog ini!!
    buat temen-temen ana yang dulu ikutan JT…apa masih fanatik yah sama hizbiyahnya??
    atao dah insaf dan kembali kejalan dakwahnya salafusshalih??
    ana harap sih dah taubat …hehehe..
    gak mau kan jadi orang jahil terus-terusan…??
    Wallahu waliyuttaufik…
    ———
    barakallohu fik, akhy semoga saudara2 kita di berbagai kelompok itu kembali kepada jalan yang lurus, jalannya salaful ummah.
    ———

  11. nabil mengatakan:

    Assalamu’alaikum
    Wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh
    Salam Ukhuwah buat ikhwan akhwat fillah. Alhamdulillah Alloh telah memberikan hidayah pada ana sehigga ana bisa mengikuti manhaj yang haq ini. Ana mohon do’anya agar tetap istiqomah dan bisa menjadi muslimah sejati. Salam buat keluarga ana di Tegal.
    Tetaplah berjuang saudariku. Barakallohu fik

  12. Ummu 'Afifah mengatakan:

    assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    mohon ijin untuk membuat link
    untuk memudahkan ana kembali ke blog ini
    jazakollohu khoir

    Tafadhol. Barakallohu fik

  13. Abu somad mengatakan:

    Maaf ikut nimbrung yang diatas…
    Ana simpatisan.
    Tidak ada satu harakahpun di indonesia ini yang tidak menyuruh menuntut ilmu’, jangan menutup mata. JT -pun mewajibkan menuntut ilmu sambil banyak mengingati Allah. Sesungguhnya kalau datang nya dari Rosul tak akan ada yang sanggup menolaknya, akhi.
    Namun satu hal Fitnah nyata masyaikh kalian yang berfatwa : orang JT menganjurkan menyembah kuburan inilah yang perlu disesalkan. Wahai akhina dari serambi mekah, jangan kalian mengikuti fitnah yang kalian sendiri tidak ada ilmu mengenainya, bikin tambah sesat aja kalian. Cobalah dakwah ke kampung kita, disana banyak manusia telah kehilangan segala-galanya juga iman. Itulah pentingnya ilmu, agar bisa kita sampaikan lagi kepada saudara kita yang sedang bangkit dari tsunami.
    ——-

    Akhy fillah, Nyatanya JT bukannya mengajak kepada Ilmu tetapi mengajak untuk khuruj tanpa dibekali ilmu tentang aqidah yang benar. Ana dulu juga pernah ikutan khuruj JT, tp tidak ada seorang ust JT pun yang memberikan ilmu tauhid, hadits dll. yang diberikan hanya perintah-perintah amalan yang tidak pernah diberikan dalil amalan tersebut.

    Jujurlah akhy, berapa lama antum ikut usaha JT ? Bagaimana ilmu tauhid antum? Bagaimana antum mengenal Alloh, mengenal RosulNya, mengenal Agama Alloh ini ?

    ilmu sangat penting akh, karenanya dakwah salaf itu mengutamakan ilmu sebelum beramal, bukan sebaliknya.
    Ayo hadiri kajian2 ilmiah para asatidz salaf, tanyakan apa yang antum tidak ketahui. Allohu yahdik

  14. antosalafy mengatakan:

    @ Al Akh Abu Somad
    Anda belum tahu apa makna ulama dan siapa yang disebut ulama itu. Silakan Anda baca artikel-artikel (yang terdapat di website http://www.asysyariah.com atau yang lainnya) mengenai definisi ulama dan siapa saja ulama itu dari zaman dulu sampai sekarang. Setelah Anda paham siapa mereka itu, apakah masih berani mengatakan mereka tukang fitnah? Hati-hati akhi, daging ulama itu beracun!
    ————

    Jazakallohu khoiron atas masukanya akh. Barakallohu fik.

  15. ilham mengatakan:

    ASSaLAMU ALIKUM

    Wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    ikut nimbung.
    orang yg berilmu tp tidak mengamalkan akan masuk neraka lebih dulu drpd org2 jahiliyah. anda org2 berilmu ( salafi) tp anda liat byk umat muhammad yg akan masuk neraka tp antum2 diam aja. DULU pertama yg di dakwahkan rosul adalah IMAN dan bukan ILMU. Liat ROSUL n SAHABAT. mereka menyebar ke seluruh alam mengajak TAAT pada alloh. JT khuruj mengajak umat taat pada Alloh. skr pikirkan lah. umat sekarang lg dalam kesesatan. kalo antum2 diam aja. kpn umat akan berubah.
    ——–

    Akhy, Siapa yang diam saja? tidakkah antum tau bahwa dimanapun salafiyin berada senantiasa membuat majlis2 pengajian ilmu tauhid, bahkan beberapa kali mengadakan dauroh akbar dengan mengundang masyaikh dari luar negeri.

    Antum benar, bahwa yang utama didakwahkan rosululloh adalah keimanan/tauhid dan ini tentunya menjadi dalil buat kita bersama bahwa keimanan atau imu tauhid tidak didapat dengan bersemedi, nunggu wangsit dll. TAPI dengan belajar, mengaji kitab AlQuran dan Hadits. Apakah antum mendapatkan keimanan itu tidak dari mengaji ? Atau bagaimana caranya ?

    Dan selayaknya jika kita menginginkan ummat ini berubah kearah yang lebih baik, maka serulah mereka untuk kembali mempelajari Agama ini. Allohu yahdik

  16. antosalafy mengatakan:

    Terbukti diakui oleh umat bahwa ahlus sunnah salafiyun itu mengagungkan dan mengutamakan ilmu. Jika ditanya, apa yang kalian wahai salafiyun lakukan terhadap umat ini? Jawabnya gampang sekali, telah terbukti bahwa dakwah salafiyah ini menjadikan negeri berbarokah karena di dalamnya terdapat pengagungan terhadap dakwah salafiyah, contohnya negeri saudi arabia. Satu-satunya negeri di dunia ini yang berhukum dengan hukum Allah, syariat ditegakkan di sana, hukum had diterapkan di sana. Itulah hasil dakwahnya Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab rahimahullah yang bahu-membahu menyebarkan dakwah salafiyyah bersama Imam Muhammad bin Su‘ud, raja pertama Arab Saudi. Hasilnya bisa dilihat dan dirasakan sampai sekarang. Cemerlang, bukan?

    Barakallohu fik

  17. haulasyiah mengatakan:

    ya akhi di daerah ana banyak sekali jamur kompor ini, dia pernah ngajak ikhwan diskusi. ya ternyata….punya ilmu aja nggak!!!!!!!!!

  18. fiaz (HTI) mengatakan:

    ass.wr.wb

    (bentuk salam atau apaan ini ?)

    ana nggak ngerti kenapa golongan antum selalu menjelek jelekan harokah lain??

    Ketahuilah, bahwa Manhaj Ahlussunnah adalah manhaj pembeda, pemisah antara yang haq dan yang bathil. Jika telah diketahui bahwa firqah (kelompok) itu bathil, maka kewajiban selanjutnya adalah memperingatkan ummat agar tidak terjerumus kepada kebathilan tersebut.

    lebih baik kita bersatu tiap-tiap harokah mempunyai kelebihan kelebihan tersendiri dan minusnya termasuk golongan antum?

    Bagaimana kita akan mempersatukan ummat ini dalam banyak kelompok? Sementara telah jelas Hadits Rosululloh bahwa Agama ini akan terpecah menjadi 73 golongan, dan 72 gol. kedalam neraka, sementara hanya 1 gol. yang akan masuk kesyurga yakni mereka yang pada hari ini ada dijalan Rosul dan Shahabat beliau.

    dan kenapa antum mengambil pendapat dari ulama golongan antum sendiri itu sama saja tidak fair?

    Apakah antum tau Bagaimana orang yang dikatakan ulama ?

    dan antum jangan bersifat ashabiyah alias fanatik ke golongan antum sudah tahu hadist nya kan? lebih baik antum bersifat terbuka dan muhasabah karena wallahu alam golongan antum mungkin bukan termasuk golongan ahlus sunnah tapi saya doakan moga demikian dengan syarat tidak bersifat arogan!!adan tau nggak antum firman allah dalam surat al-jumuah orang yang berilmu tapi tak diamalkan seperti keledai yang membawa buku bertumpuk-tumpuk amatlah buruk perumpamaan itu? mana amar mar’uf nahi munkar antum?antum harus sadar yg jadi PSK itu orang islam,yg jd Pengerdar narkoba itu orang islam apakah islam seperti itu??? atau kita hanya diam saja sambil mencari ilmu sebanyak banyknya tapi tdk diamalkan

    Terima kasih atas nasehatnya, Antum benar bahwa tidak usah bahkan tidak boleh kita fanatik, semoga hal ini disadari juga oleh orang-orang yang satu firqah dengan antum.
    Antum berkata seolah antum sendiri yang sedang beramar ma’ruf, antum sendiri yang mengamalkan ilmu. Sementara dakwah salafiyin yang menebas semua kesyirikan, kebid’ahan dan bentuk penyimpangan lainnya, antum tutup mata dengan hal itu.. Ketahuilah, bahkan dalam manhaj Ahlussunnah wal jamaah, Dakwah memiliki peranan yang sangat penting, karenanya kita berdakwah sebagaimana para salafussholih telah mengajarkan hal tersebut. Semoga hal ini menjadi bahan renungan bagi antum dan ana untuk kembali kepada manhaj yang haq, manhaj Ahlussunnah wal jamaah.

  19. thoyyib mengatakan:

    Saudara Haulasyiah,
    Dikatakan seseorang berilmu itu untuk diamalkan bukan untuk diperdebatkan dan untuk mengadu siapa yang paling pandai berilmu. Itu namanya sombong. Sedikit saja kesombongan ada dalam hati takkan masuk surganya Allah SWT. Jaga hati saudaraku.
    ———–

    Na’am akhy, Karena mengamalkan ilmulah maka kami berdakwah menggugah ummat akan kesesatan yang berbungkus warna warni, sehingga kita dapat menjauhinya. Menjauhi segala bentuk kemusyrikan, kebid’ahan, dll. Karena Rosululloh bersabda, “Setiap Bid’ah adalah Sesat, dan setiap kesesatan maka Neraka tempatnya.” Menyatukan ummat dibawah bendera AlQuran dan As-Sunnah dengan pemahaman salaful ummah. Karena kebanyakan ummat ini telah berpaling dari AlQuran dan As-Sunnah dengan tidak mereka sadari.

  20. Cak Narno mengatakan:

    Yang penting ….
    Harus segera kuamalkan sedikit ilmu yang kudapat …
    Jangan pernah merasa baik ..
    Jangan pernah merasa benar sendiri …
    Hanya DIA Sang Maha Tahu yang mengerti …
    siapa hamba Nya yang benar …
    siapa hamba Nya yang tidak tersesat …
    Mengapa harus saling tuduh …
    Mengapa harus saling olok …
    Mengapa harus saling fitnah …
    diri sendiri pun belum tentu benar …
    diri sendiri pun masih banyak dosa …
    Semoga Kau ma’afkan diri kami Ya Robb.

    ———————-
    Mana usahamu menasehati orang lain ?
    Kemana engkau dikala saudaramu dalam kesesatan ?
    Engkau sibukkan mengurus dirimu sendiri, sementara saudaramu dalam kegelapan
    Engkau egois seolah hidup sendiri di dunia ini.
    Makanya sembari memperbaiki diri, ingatkan saudaramu agar kejalan yang benar.
    Syurga bukan dibuat untuk dirimu sendiri.
    Kenapa nasehat ini engkau anggap sebagai olokan ?
    Wahai saudaraku, kembalilah kepada Islam yang benar,
    Islam sesuai dengan Al-Quran dan Hadits shahih,
    Dan dengan pemahaman orang-orang yang telah diberi nikmat atas mereka
    Yakni para salafus shalih.

  21. Cak My mengatakan:

    Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    Bisa nggak sih kalau semua golongan merendah, dan melakukan debat tertutup, seperti yang pernah diadakan di kampus, kita uji semua nash, sahih apa nggak…berani nggak JT ? pasti takut dan selalu menghindar dengan dalil tidak boleh memperdebatkan aqidah

    Wassalamu’alaikum

  22. abu hanzhalah zevian mengatakan:

    sabar mas.. walopun dirimu akan diberangus sama karkun-karkun ituh. he he he..asik kali masuk TV.
    *****edited*****
    ——————-

    Semoga saja saudara2 kita di JT mendapat hidayah untuk kembali memperlajari agama yang sempurna ini dan meninggalkan segala bentuk khurafat, bid’ah dll. Jika ingin mencintai Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, maka pelajarilah assunnah, hidupkan kembali ditengah-tengah ummat. Murnikan tauhid, serta jauhi bid’ah dan khurofat.

  23. Pirate mengatakan:

    semoga Allah ta’ala memaafkan anda…

  24. M. Zaini mengatakan:

    assalamu’alaikum Wr.Wb.

    Semoga Allah SWT memberi kita hidayah.. Amiin.

  25. taufiq mengatakan:

    bertobatlah , antum yang mencela , jamaah tabligh, kepahaman kalian tentang ilmu islam tak akan sebanding degan para masyaih yang ahli dalam tafsir dan hadist,

    Lho, Mas ini tidak membaca artikelnya ya? bukankah fatwa2 tentang Jamaah Tabligh adalah keluar dari Lisan para Masyaikh ?

    tidak seperti kalian yang hanya mendengar tanpa mau amal dan tak mau meneruskan kerja rosululloh yang mulia ini.

    Maaf mas, yang tidak mau kerja (amal) siapa sih ? apa mas tidak melihat ikhwah salafiyin berdakwah dan beramal ? Apa Gajah dipelupuk mata tidak kelihatan ?

    antum merasa sombong dengan ilmu kalian yang amat sangat sedikit itu bahkan kalian gunakan untuk menghujat para pejuang agama alloh. semoga alloh mengampuni kita semua amin.

    Kami bermohon ampunan kepada Alloh jika terbesit rasa sombong dalam diri kami. Hal ini hanya semata dorongan kecintaan kami kepada para ikhwah JT agar kembali mempelajari manhaj Rosululloh dalam berdakwah dan beramal.
    Dan bukanlah kritikan ini bermaksud celaan terhadap saudara kami di JT. Semoga Alloh memberikan PetunjukNya Kepada kita semua

  26. abuhaedar mengatakan:

    Assalamualaikum ya antum muslimun…

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    Ana pertama kali mendapatkan pengertian tentang sunnah melalui Jamaah Tabligh. Pada awalnya sangat jelas di mata ana yang benar dan salah.
    Dalam kajiannya ana mendapat pengertian bahwa para salafiyyun itu hanya mengutamakan ilmu tanpa amal, maka kamipun membenci orang salafy.Ana ikut usaha dakwah JT hampir selama 3 tahun.

    Setelah beberapa tahun ikut usaha dakwah JT, ana kurang puas karena ilmu yang diberikan itu2 saja (seputar adab 1 dan 2,adab makan,dan adab tidur).
    Kemudian ana pun merujuk ke kitab-kitab yang relevan dan memang ada beberapa sunnahnya, tetapi lebih banyak yang tidak ada sunnahnya. Para ustadnya waktu ditanya masalah aqidah, fiqh dan tauhid menjawab “kita tidak perlu membahasnya karena akan menimbulkan perpecahan”. Hal ini yang mendorong ana untuk mencari sumber ilmu di beberapa kajian.

    Akhirnya ana menemukan kajian yang bagus (jelas dasar hukumnya) dan kajian tersebut adalah kajian salafy yang di benci oleh JT. Di sinilah dahaga kurangnya ilmu tercukupi. Setelah mendalami akhirnya tahu bahwa yang selalu disebut, dibawa dan diamalkan JT tidaklah berdasar.

    Bahkan fitnah yang mereka lontarkan kepada salafy yang katanya hanya mengutamakan ilmu dan tidak beramal tidak terbukti.
    Kami berdakwah melalui apa yang kami bisa usahakan.

    Bahkan ada fitnah keji yang mengatakan “mengapa salafy membenci JT, karena salafy mendapat sokongan dana dari yahudi untuk menghalangi terbentuknya ke-khalifahan di India” Mana buktinya!!!!…..

    Semoga energi dan semangat para karkun dalam menuntut ilmu yang HAQ tetap menyala. Dan setelah ilmunya cukup insyaallah akan mengetahui dengan sendirinya bahwa yang mereka “usahakan” tidaklah sama dengan yang Rasul usahakan..

    jazakumullah….

    Waiyyak, Semoga pengalaman antum menjadi pelajaran bagi ikhwah JT. Kita mohonkan hidayah kepada Alloh bagi kita semua

  27. Abudaffa mengatakan:

    Assalamu’alikum,

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    Afwan ya akhii, ana pada masa muda/kuliah juga sempat terlena dengan dunia dan melupakan akhirat ana. Hingga ana banyak meninggalkan kewajiban sebagai muslim. Hingga setelah Abii dan Umii mengajak ana umroh, disanalah pintu hati ana terbuka dan sepulang dari sana ana jadi tertarik untuk memperdalam agama islam. Alhamdulillah, ana jadi gemar membaca, dan kebetulan abii memiliki kitab Alquran terjemahan, Kitab sahih bukhori dan kitab sahih muslim. Ana jadi mengenal hadist itu ada yang sahih, hasan, dhaif dan maudhu. Besar semangat ana untuk menghidupkan apa yang tertulis di kitab yang ana baca tersebut (Alquran, muslim, bukhori). Ana biasa shalat jamaah di mesjid dekat kantor ana. Ana tertarik dengan orang -orang berjanggut dan berjidat hitam yang datang dengan baju kerja dan ketika shalat mengganti baju dengan gamis dan surban dan mwnghidupkan taklim. Ana mencari tau tentang mereka dan ana inisiatif ikut itikaf 3 hari bersama mereka. Ternyata merekalah yang dikenal sebagai JT.Ana beberapa kali ikut khuruj 3 hari. Dan ana menemukan bahwa mereka adalah orang-orang yang tulus, rendah hati, sederhana, baik sayang dan cinta kepada Allah dan Rasulullah. Juga ana menemukan istilah “ukhuwah islamiyah’ yang sesungguhnya. Akrab dan saling menyayangi satu sama lain. Tapi ana merasa kurang mendapatkan ilmu agama secara mendalam di JT. Ana tetap rajin membaca dan akhirnya ana mengenal situs almanhaj Apa yang ditulis dan disampaikan mengenai akidah dan masalah syariah sangat sesuai dengan apa yang selama ini ana pahami dari membaca alquran, bukhori, muslim. Ana setuju dengan hal berhati-hati dalam beramal agama. Hanya mengambil dan mengamalkan yang shahih. dan beramal dengan lebih dahulu mempelajari ilmunya.
    Ana pun jadi rajin ikut kajian2 salafy.

    Ana merasa tenang mengambil ilmu dari ulama dan buku2 bermanhaj salaf. karena mereka adalah kaum yang sangat berhati-hati darimana mengambil sesuatu mengenai urusan agama mereka.

    Namun sering ana teringat dan kangen dengan teman2 ana di JT. Ana kenal betul mereka adalah teman2 yang memiliki ghirah yang tinggi dan akhlak yang baik. Ana bertekad kelak jika ana sudah memiliki ilmu yang cukup mendalam mengenai islam, tau mana hadis sahih, hasan, dhaif dan maudhu, paham fikih dan hukum2 ibadah, insya Allah ana kan bergabung dengan JT lagi, dan mengingatkan saudara2 ana disana tentang bahaya menyampaikan hadist dhaif. dan jika ingin menyampaikan sesuatu jangan pakai hadis itu dan itu karena dhaif, ada hadist yang kualitasnya lebih baik yaitu ini dan ini..Dan jangan meyakini bahwa khuruj yang 3 hari, 10 hari, 40 hari dan 4 bulan itu sunnah apalagi wajib..karena tidak ada nash shahih yang memerintahkan hal demikian.Belum pernah saya baca ada sahabat yang khuruj 3 hari dan jaulah setiap jam 5 sore.. hal2 demikian itu adalah hasil ijtihad Syaikh Muhammad Ilyas. Bukan sunah apalagi wajib. jika diniatkan untuk sarana tarbiyah dan pendidikan insyaAllah tidak mengapa..(setiap amal dinilai dari niatnya bukan?) Karena toh tidak ada satupun ulama yang membidahkan kuliah agama di Universitas Islam dengan jangka waktu tertentu bukan?

    Maaf akhy, Namun yang ana dapati adalah bahwa “khuruj ala jamaah tabligh” ini dianggap / diyakini sebagai suatu kewajiban. Ana pernah juga ikutan khuruj, dan sebelum waktunya (sebelum 3 hari) ana ingin pulang kerumah, tetapi hal tersebut mendapat kecaman keras / tidak diizinkan. Semua harus menghabiskan waktu selama 3 hari.
    Dan kenapa ana tidak dibolehkan pulang jika hal tersebut (khuruj selama 3, 40 hari) dianggap sunnat hukumnya, atau hanya merupakan ijtihad saja ? Bukankah ini merupakan suatu kenyataan bahwa khuruj selama bilangan waktu yang telah ditentukan itu diyakini sebagai suatu kewajiban oleh JT ? Maka hal inilah yang dinilai “Bid’ah” oleh Para Masyaikh, dan lagi meng-qiyaskan khuruj dengan kuliah di luar kota adalah Qiyas yang mardud. Sangat berbeda sekali antara “khuruj” dan “kuliah”. Fa’tabiruu ya ulil Albab

    Dan ana ingin mnegajak saudara2 di JT untuk terbuka dan berjiwa besar menerima koreksi dari saudara2 di salafy. Kaum salafy itu banyak memiliki ulama yang ahli kritik hadist. dan jika memang ada hadist dhaif dan maudhu di dalam kitab fadhail amal yang mari kita perbaiki bersama. Saya rasa syaikh kandhlawi pun akan berbahagia jika kitab beliau direvisi hingga semakin baik kualitasnya, semakin terjaga kesahihannya.

    Jamaah tabligh adalah ladang untuk beramal. Karena disana tidak ada mata pelajaran hadist atau tafsir qur’an atau kelas bahasa arab atau syariah. Mari kita belajar kepada ahlinya, yaitu ulama2 yang berpegang teguh pada manhaj para shaabat dan berdiri tegak diatas sunnah..

    Dan salafy adalah tempat untuk menimba ilmu yang sahih mengenai agama islam ini..kepada merkea kita bisa bertanya dan meminta nasihat.

    Ajaran salafy adalah shahih dan benar. jika ada orang2 salafy yang berperangai galak, kasar, suka membuang muka, tidak menjawab salam, bermuka masam, dan memandang dengan mata penuhkebencian kepada saudara2 muslimya dan gemar menuduh “ahli bidah” tanpa meneliti latar belakang orang terlenbih dahulu, maka menurut saya orang-orang seperti ini hanyalah oknum-oknum yang mencoreng nama baik salafy..

    Salafy adalah ajaran yang haq, jika ada orang2 yang mengaku salafy tapi gemar menyakiti hati orang lain, kita sangka baik saja dia masih baru belajar agama.

    Semakin orang mendalami salafy maka semakin santun ia dan semakin rendah hatinya. Semakin dia berilmu semakin dia taat kepada Allah dan Rasulullah. Dan Taatnya akan tercermin dari perilakunya yang bagaikan alquran berjalan, bagaikan setiap kata2 di kitab hadist itu hidup dalam hidupnya. Wallahualam.

    Mohon maaf jika ada kata2 ana yang kurang berkenan.
    Wassalamu’alikum wrahmatullahi wabarakatuh.

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

  28. luthfi hady mengatakan:

    astaghfirullah..
    kaLo nak menyalahkan suatu jemaah hendaklah anda ikut duLu barang sehari dua hari.. jangan langsung berkata seperti itu.
    semoga Allah meluruskan perkataan saya.

    Maaf akhy, ana sudah lama mengikuti jamaah ini (JT) dan telah jelas bagi ana akan rusaknya amalan mereka dikarenakan ketiadaan ilmu.

    saya sangat salut melihat jemaah ini. tidak ada cakap dunia di antara mereka. mereka cuba hidupkan sunnah nabi kita. mereka ajak sudare – sudare kita tuk shalat berjamaah di masjid – masjid Allah. mereka nek makmurkan masjid – masjid Allah..
    kalo saudare nak buat artikeL tolong pelajari lebih rinci lagi..

    Tapi, mereka lupa bahwa mengajarkan kepada sudare-sudare kite tentang bagaimana cara shalat yang rosul kerjakan. Mereka lupa akan ilmu, sehingga mereka menyampaikan hadits2 dhoif, mereka lupa mengajarkan bagaimana aqidah yang selamat. Ingatlah, bahwa kualitas ummat islam sangat penting, terlebih lagi jika kuantitasnya meningkat.

  29. Suparno mengatakan:

    Assalamu’alaikum

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    Saya berterima kasih baik kepada yang melarang maupun yang membela artikel di atas, tentang kegiatan dakwah yang saya lakukan, semoga do’a yang kalian panjatkan dikabulkan oleh Alloh SWT, dan saya yang risau ini mendapat pencahayaan yang sesuai dengan Qur’an dan Sunah, sekali lagi terima kasih. Jazzakumullah Khairan Katsiro.

    Wassalamu’alaikum

    semoga hidayah diberikan Alloh kepada kita semua. wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

  30. EKo SW mengatakan:

    Iya, mari kita saling bertegur sapa

    * ini mudah ya?

  31. one mengatakan:

    assalaamu’alaikum

    wa’alaikumussalam warahmatullohi wabarakaatuh

    adakah ikhwah2 kita dari salafy yang mengajak saudara2 kita yang lalai dari mengingat Allah untuk kembali taat kepada Allah dari tempat2 berkumpulnya mereka (mis: pasar2, warung2 dan sebagainya) atau juga pergi kerumah mereka untuk menasehati mereka (yang jauh dari nilai dien), yang jelas perbuatan mereka tersebut jauh dari nilai2 dien yang murni ini, bahkan yang mereka kerjakan sudah lebih dari bid’ah (maksudnya sudah menuju kepada kekufuran) merujuk kepada riwayat “Sesungguhnya (batas) antara seseorang dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat (HR Muslim, no. 82; Tirmidzi, no. 2618; Abu Dawud, no. 4678; Ibnu Majah, no. 1078.)”.

    Ada kok akh, namun caranya ya tidak seperti yang dilakukan karkun JT. Sebahagian salafiyun melakukan dakwah dengan diskusi, taklim dll, sembari mengajak umat untuk memahami tauhid, tata cara ibadah dll. Bukankah mengajarkan dan mengajak mereka untuk ibadah itu lebih baik ketimbang mengajak tanpa mengajarinya ?

    Atau kita sebagai salafy hanya mengundang orang untuk hadir dalam majelis ilmiah yang kita buat dengan membuat famplet2 dan sebagainya, atau kita membuat buletin2 atau majalah yang sudah tentu bahwa kita mengetahui banyak dimasyarakat awam dikalangan kita yang kurang berminat untuk bergabung dalam majelis kita, konon lagi membaca artikel/majalah yang kita buat.! Allahul musta’an

    Hal yang seperti antum sebutkan itu hanya sebahagian dari metode dakwah dari sekian banyak metode yang dilakukan salafiyun untuk mengajak ummat mengenal dan memahami agama ini secara benar dengan pemahaman salaful ummah.

    Akhy, semoga Alloh memberikan petunjuk kepada kita, Ketahuilah bahwa Dakwah itu penting, dan berilmu sebelum berdakwah itu jauh lebih penting.

  32. masturat mengatakan:

    subhanallah…semua fitnah belaka. moga allah berikan pertunjuk kepada anda

    Subhanalloh, Mana yang fitnah akh?

  33. one mengatakan:

    ‘afwan ya akhi, kalau antum bilang “Hal yang seperti antum sebutkan itu hanya sebahagian dari metode dakwah dari sekian banyak metode yang dilakukan salafiyun untuk mengajak ummat mengenal dan memahami agama ini secara benar dengan pemahaman salaful ummah.” bukankah metode yang yang terbaik metode Rasulullah dalam berdakwah dan menyampaikan ilmu, kenapa kita mencoba membuat metode-metode yang lain yang menurut kita sesuai dengan zaman sekarang, bukankah kita telah sepakat bahwa metode/sunnah berjaya sampai akhir zaman walaupun ahli bid’ah tidak senang.
    barakallahu fiik

    Ya, benar sekali, Metode dakwah yang benar adalah yang sesuai dengan Metodenya Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam, mengadakan taklim, ceramah2, mengirim surat kepada mad’u (dakwah dengan tulisan). Berbeda dengan yang dilakukan JT, mereka mewajibkan khuruj, dan menganggap bahwa khuruj adalah Dakwah dan Dakwah itu khuruj.

  34. one mengatakan:

    yang antum sebutkan itu benar sekali ya akhi, itu merupakan bagian dari dakwahnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, tapi ingat ya akhi itu hanya bagian. yang kita harus sadari bagaimana sebelum Rasulullah membuat ta’lim, apa yang rasulullah kerjakan? atau antum pasti mengetahui bagaimana para sahabat radhiallahu’anhum ajma’in sewaktu masuk baru masuk islam dan setelah Rasulullah wafat, mereka berdakwah dalam mengingatkan manusia untuk menggigit sunnah ini dengan gigi graham.!

    Rasululloh menjadikan dakwah yang utama adalah Tauhid. Bukan mengajak orang sholat lantas tidak memberikan kefahaman mereka akan tauhid. Ana teringat (wallohi) pada tahun lalu, ketika ada pertemuan karkun se-Indonesia di Jawa, ada karkun yang ketika pulang dari menghadiri acara itu, ia berkata, “bahwa maulana ini (*ana lupa namanya) telah bermimpi tentang kejadian dahsyat yang akan menimpa, maka jika dalam waktu sekian bulan tidak ada sekian orang yang khuruj, niscaya akan benar-benar terjadi bencana tersebut.”

    Nah, adakah hal seperti diajarkan oleh Rosululloh shallallohu ‘alaihi wasallam? Tauhid apa yang difahami karkun ini?

    ya.. akhi ana bukannya membela JT, jujur ana katakan ana juga pernah ikut JT tapi ana belum pernah mendengar kalau khuruj itu wajib, yg pernah ana dengar kalau yang wajib itu menyuruh manusia utk taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan ikut sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallan.

    Memang mereka tidak pernah mengatakan wajib, tetapi keyakinan mereka telah menjelaskan itu semua. Bagaimana tidak wajib, jika ada seseorang yang ikut khuruj, lantas ia ingin pulang kerumah sebelum waktunya tetapi ini dilarang oleh amir mereka?

    “wamaa aataakumurrasuulu fakhuzuuhu wamaa nahaakum ‘anhu fantahu” (apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah)

    barakallhu fiik

    wafiik

  35. one mengatakan:

    ya akhi tidak ada yang satu orangpun yang bilang bahkan orang awam pun yang pernah mengatakan bahwa dakwah pertama Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam itu mengajak untuk shalat apalagi zakat dst,, jelas yg pertama kali di ajak Rasulullah itu mentauhidkan Allah subhanahu wata’ala.! tapi yang menjadi inti pembicaraan kita bagaimana metode/cara Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan para Sahabatnya dalam mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah, itu yang perlu kita contoh.!

    Ya benar, bukankah nabi memulai dakwahnya dengan taklim dirumah abi arqam? Membangun ketauhidan?

    mengenai omongan karkun yang antum sebukan tadi, seharusnya itu menjadi tanggup jawab kita bahkan antum sebagai temannya berhak umtuk menasehati teman antum tersebut (yang antum sebut karkun), untuk bisa memahami aqidah ahlussunnah.! dan yang sama2 kita telah mengetahui bahwa tidak semua karkun itu orang yang berilmu yang mengetahui ilmu dien ini, bahkan diantara mereka ada yang dulunya sangat jahil, jangankan ilmu tauhid, bahkan dulunya shalat pun mereka tidak mengenalnya.!

    Ya akhy, telah ana sampaikan kekeliruan karkun tersebut, tetapi baginya, ucapan maulana itu telah mengalahkan ucapan Rasululloh.

    Oleh karenanya, sangat baik sekali bila, karkun jt mau duduk taklim di majelis2 dakwah salafiyun, belajar tauhid, ibadah dll.

    Allahul musta’an

  36. one mengatakan:

    Allhul musta’an. akhi, knp antum tidak berfikir lebih jauh lagi, knp antum tdk pernah menyebutkan apa yang Rasulullah buat sebelum Beliau membuat ta’lim di rumah Abi Arqam, ana rasa antum lebih mengetahuinya lagi.! kenapa kita melupakan hal tersebut.? atau telah sama2 kita ketahui bagaimana Sahabat mendakwahkan islam kepada ahli kampungnya krn semangatnya atas islam.!

    Barakallahu fiik..

    Oh ya akh, antum mungkin lupa, bahwa tidak hanya itu, Rosul saat itu mentauhidkan orang-orang. mengajak mereka untuk memahami islam. berbeda dengan yang dilakukan JT, mereka mengajak untuk sholat tetapi tidak untuk memahami islam secara benar.

    Jazakallohu khoiron atas kunjungannya.

  37. one mengatakan:

    ‘afwan akhi ini tidak ada hubungannya dengan JT, tp ini menyangkut bagaimana dakwah yang Rasulullah buat, bukannya aktivitas JT yang selalu antum sebutkan, kan kita pernah membahas kalau dakwah yang Rasulullah buat pertama kali adalah dakwah tauhid kemudian Rasulullah menjelaskan tentang makna tauhid dll melalui ta’lim.!
    semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua untuk dapat mengamalkan agama ini sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya dan Salaf As-Shalih. Amiiin…

    wa iyyakum.!

  38. Haitan Rachman mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    wa’alaikumussalam warahamatullohi wabarakaatuh

    Silahkan untuk dapat dilihat di situs kami sebagai pandangan berimbang terhadap tulisan diatas, http://

    Tidak ya akhy, Terima kasih telah mengundang ana. Cukuplah bagi kami pemahaman salafus sholih yang telah menjelaskan tentang perkara yang telah jelas bagi kita, seperti masalah aqidah, ibadah dll. Dan cukuplah bagi kami penjelasan para ulama yang berpegang pada dalil2 yang shohih.

  39. Agus Taufiq Hidayat mengatakan:

    Jadi kesimpulannya apa? Siapakah yang ga mempunyai ilmu, terus siapa yang ilmunya sempurna?

  40. Pencari Kebenaran mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Tolong tanyakan sama JT, sebelum lahir si Maulana Ilyas Khandalawi… udah ada apa belon itu JT, kalaulah JT itu firqah yang benar…sungguh sayang orang-orang yang hidup sebelum Ilyas kandahlawi lahir mereka tidak mendapatkan kitab fadhail amal yang penuh dengan hadist2 batil, maudhu maupun khurafat itu. Lama-lama kitab fadhail amal akan menjadi kitab suci mereka seperti kitab tazkirahnya Ahmadiyah….. setiap abis shalat bukan mengkaji alqur’an ataupun hadist serta ilmu lainnya….tapi langsung ambil kitab fadhail amal. Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiun.

    Sekali lagi pertanyaan diulangi……kalaulah firqah JT adalah firqah yang haq, bagaimana pengamalan JT sebelum Ilyas Kandahlawi lahir?????? apakah ngumpul bareng setiap 4 tahun sekali udah ada? belon lagi kuburan Ilyas ditanam di dalam mesjid kalian di Nijamuddin. Wahai pengikut Jama’ah Tabligh, sadarkah kalian bahwa ngumpul bareng JT dunia di India setiap 4 tahunan sekali merupakan tandingan Ibadah Haji di Mekkah, hingga nantinya khuruj ke India itu lebih afdhol daripada ke Mekkah? Sungguh talbis iblis telah menghinggapi kalian.

    Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kalian semua

  41. someone mengatakan:

    Assalaamu’alaikum, ..

    Maaf .. saya tertarik ingin mencari tahu sebenar-benarnya .. saya juga pernah mengikuti masturot (meski bukan dari kehendak saya sendiri, sekedar patuh pd suami) .. Dan memang benar, .. sesuai pengalaman yang saya dapatkan …
    JT tidak memberikan ilmu apapun, selain mengulang-ulang satu-satunya kitab yang mereka jadikan pedoman “Fadhail amal” ..

    Saya juga mengikuti semua kajian .. dan sebelum menikah, saya sudah tahu sedikit bagaimana jeleknya kelakuan mereka mereka yang keblinger dalam menerapkan arti kata “JIHAD” ..

    Meninggalkan keluarga, tanpa apa-apa dengan dalih … ada Allah yang menjaga mereka ..

    Sejujurnya, pengalaman yang saya dapatkan dan kesan tentang JT ini, betul-betul menyakitkan ..

    Hingga akhirnya, saya memilih “Khulu” … daripada perbedaan faham, mencoba memberi masukan malah dicap istri durhaka .. :(

    Sekiranya banyak saudari-saudari yang mengalami hal yang sama, saya terbuka untuk berbagi ..

    Terimakasih untuk admin blog ini, semoga terbalas segala kebaikan ..

    Jazaakumulloh khoir ..

  42. khairun al azmi mengatakan:

    salam,
    sudah hampir 20 thn ikut JT. JT tidak salah apa2 dan tidak mengajar hadith maudhuk atau semata2 dhaif. Ulama yang belajar hadith hingga ratusan ribu.. pasti dapat melihat betapa hadith2 di dalam kitab2 fadhail amal itu begitu tinggi darjatnya, majoritinya Soheh dan Hassan.. ada yg dhaif tapi dikuatkan oleh hadith lain hingga ia menjadi soheh juga.
    Islam ini bersaudara dan tinggalkan kesyirikan, amalkan sunnah Rasul saw, tinggalkan perkara sia2. Belajar biar meluas sumber rujukan, bukan setakat maulana Ilyas sahaja, maulana zakaria sahaja(Raisul Muhatdithin), atau Muhammad Abd Wahhab sahaja, Albani sahaja, Soleh Uthaimin sahaja, Ibn Taimiyyah sahaja.. atau bbrp orang ulama/ustaz yang sama pendapat dgn M.A.Wahhab sahaja.. Bukan.. bukan dan bukan demikian..
    Kita wajar merujuk sekaliannya, jgn membidahkan sesiapa andai belum jelas buktinya.. teguran juga dgn Hikmah. Tak kira dalam kelompok salafi, wahabi, JT, Ikhwan.. ada saja sijahil dan sipemalas belajar..
    Orang2 begini memang rugi dan mengundang fitnah terutama sebab begitu ramai manusia hobinya menfitnah, mengumpat sesama Muslim.. tak kira dia dari salafi atau JT atau lainnya..
    Kalau baru belajar sedikit, jangan Ujub bangga diri dan mengata orang lain jahil, bid’ah dan sesat. Kesalahan individu tidak patut menjadi alasan kita mengata keseluruhan kelompok manusia muslimin tersebut.. Sedari mula begitulah aku lihat di sini.. USAH MENJADI MANUSIA BEROTAK KECIL DAN PENUH EMOSI!!! ANDA SEMUA MEMALUKAN KELOMPOK ANDA MASING-MASING!

    Kita adalah saudara Muslim sekalian nya.. membenci orang islam tanpa hak/ilmu yg cukup, adalah kezaliman, melukakan hati dan membuat perpecahan umat dosanya lebih besar dari meruntuhkan Kaabah!! Ingat itu !!

Leave a Reply