<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Jangan berkumpul dengan Jamaah Tabligh</title>
	<atom:link href="http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/</link>
	<description>Meniti Jejak Ahlussunnah wal Jama&#039;ah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Dec 2009 14:46:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: someone</title>
		<link>http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1815</link>
		<dc:creator>someone</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 15:36:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1815</guid>
		<description>Assalaamu&#039;alaikum, .. 

Maaf .. saya tertarik ingin mencari tahu sebenar-benarnya .. saya juga pernah mengikuti masturot (meski bukan dari kehendak saya sendiri, sekedar patuh pd suami) .. Dan memang benar, .. sesuai pengalaman yang saya dapatkan ... 
JT tidak memberikan ilmu apapun, selain mengulang-ulang satu-satunya kitab yang mereka jadikan pedoman &quot;Fadhail amal&quot; .. 

Saya juga mengikuti semua kajian .. dan sebelum menikah, saya sudah tahu sedikit bagaimana jeleknya kelakuan mereka mereka yang keblinger dalam menerapkan arti kata &quot;JIHAD&quot; .. 

Meninggalkan keluarga, tanpa apa-apa dengan dalih ... ada Allah yang menjaga mereka .. 

Sejujurnya, pengalaman yang saya dapatkan dan kesan tentang JT ini, betul-betul menyakitkan .. 

Hingga akhirnya, saya memilih &quot;Khulu&quot; ... daripada perbedaan faham, mencoba memberi masukan malah dicap istri durhaka .. :( 

Sekiranya banyak saudari-saudari yang mengalami hal yang sama, saya terbuka untuk berbagi .. 

Terimakasih untuk admin blog ini, semoga terbalas segala kebaikan .. 

Jazaakumulloh khoir ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu&#8217;alaikum, .. </p>
<p>Maaf .. saya tertarik ingin mencari tahu sebenar-benarnya .. saya juga pernah mengikuti masturot (meski bukan dari kehendak saya sendiri, sekedar patuh pd suami) .. Dan memang benar, .. sesuai pengalaman yang saya dapatkan &#8230;<br />
JT tidak memberikan ilmu apapun, selain mengulang-ulang satu-satunya kitab yang mereka jadikan pedoman &#8220;Fadhail amal&#8221; .. </p>
<p>Saya juga mengikuti semua kajian .. dan sebelum menikah, saya sudah tahu sedikit bagaimana jeleknya kelakuan mereka mereka yang keblinger dalam menerapkan arti kata &#8220;JIHAD&#8221; .. </p>
<p>Meninggalkan keluarga, tanpa apa-apa dengan dalih &#8230; ada Allah yang menjaga mereka .. </p>
<p>Sejujurnya, pengalaman yang saya dapatkan dan kesan tentang JT ini, betul-betul menyakitkan .. </p>
<p>Hingga akhirnya, saya memilih &#8220;Khulu&#8221; &#8230; daripada perbedaan faham, mencoba memberi masukan malah dicap istri durhaka .. :( </p>
<p>Sekiranya banyak saudari-saudari yang mengalami hal yang sama, saya terbuka untuk berbagi .. </p>
<p>Terimakasih untuk admin blog ini, semoga terbalas segala kebaikan .. </p>
<p>Jazaakumulloh khoir ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pencari Kebenaran</title>
		<link>http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1811</link>
		<dc:creator>Pencari Kebenaran</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 01:02:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1811</guid>
		<description>Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tolong tanyakan sama JT, sebelum lahir si Maulana Ilyas Khandalawi... udah ada apa belon itu JT, kalaulah JT itu firqah yang benar...sungguh sayang orang-orang yang hidup sebelum Ilyas kandahlawi lahir mereka tidak mendapatkan kitab fadhail amal yang penuh dengan hadist2 batil, maudhu maupun khurafat itu. Lama-lama kitab fadhail amal akan menjadi kitab suci mereka seperti kitab tazkirahnya Ahmadiyah..... setiap abis shalat bukan mengkaji alqur&#039;an ataupun hadist serta ilmu lainnya....tapi langsung ambil kitab fadhail amal. Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Sekali lagi pertanyaan diulangi......kalaulah firqah JT adalah firqah yang haq, bagaimana pengamalan JT sebelum Ilyas Kandahlawi lahir?????? apakah ngumpul bareng setiap 4 tahun sekali udah ada? belon lagi kuburan Ilyas ditanam di dalam mesjid kalian di Nijamuddin. Wahai pengikut Jama&#039;ah Tabligh, sadarkah kalian bahwa ngumpul bareng JT dunia di India setiap 4 tahunan sekali merupakan tandingan Ibadah Haji di Mekkah, hingga nantinya khuruj ke India itu lebih afdhol daripada ke Mekkah? Sungguh talbis iblis telah menghinggapi kalian.

Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kalian semua</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,</p>
<p>Tolong tanyakan sama JT, sebelum lahir si Maulana Ilyas Khandalawi&#8230; udah ada apa belon itu JT, kalaulah JT itu firqah yang benar&#8230;sungguh sayang orang-orang yang hidup sebelum Ilyas kandahlawi lahir mereka tidak mendapatkan kitab fadhail amal yang penuh dengan hadist2 batil, maudhu maupun khurafat itu. Lama-lama kitab fadhail amal akan menjadi kitab suci mereka seperti kitab tazkirahnya Ahmadiyah&#8230;.. setiap abis shalat bukan mengkaji alqur&#8217;an ataupun hadist serta ilmu lainnya&#8230;.tapi langsung ambil kitab fadhail amal. Inna Lillahi wa inna ilaihi rajiun.</p>
<p>Sekali lagi pertanyaan diulangi&#8230;&#8230;kalaulah firqah JT adalah firqah yang haq, bagaimana pengamalan JT sebelum Ilyas Kandahlawi lahir?????? apakah ngumpul bareng setiap 4 tahun sekali udah ada? belon lagi kuburan Ilyas ditanam di dalam mesjid kalian di Nijamuddin. Wahai pengikut Jama&#8217;ah Tabligh, sadarkah kalian bahwa ngumpul bareng JT dunia di India setiap 4 tahunan sekali merupakan tandingan Ibadah Haji di Mekkah, hingga nantinya khuruj ke India itu lebih afdhol daripada ke Mekkah? Sungguh talbis iblis telah menghinggapi kalian.</p>
<p>Semoga Allah memberikan petunjuk kepada kalian semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agus Taufiq Hidayat</title>
		<link>http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1803</link>
		<dc:creator>Agus Taufiq Hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 04:28:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1803</guid>
		<description>Jadi kesimpulannya apa? Siapakah yang ga mempunyai ilmu, terus siapa yang ilmunya sempurna?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi kesimpulannya apa? Siapakah yang ga mempunyai ilmu, terus siapa yang ilmunya sempurna?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Haitan Rachman</title>
		<link>http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1343</link>
		<dc:creator>Haitan Rachman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 14:00:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1343</guid>
		<description>Assalamu &#039;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

&lt;blockquote&gt;wa&#039;alaikumussalam warahamatullohi wabarakaatuh&lt;/blockquote&gt;

Silahkan untuk dapat dilihat di situs kami sebagai pandangan berimbang terhadap tulisan diatas, http://

&lt;blockquote&gt;Tidak ya akhy, Terima kasih telah mengundang ana. Cukuplah bagi kami pemahaman salafus sholih yang telah menjelaskan tentang perkara yang telah jelas bagi kita, seperti masalah aqidah, ibadah dll. Dan cukuplah bagi kami penjelasan para ulama yang berpegang pada dalil2 yang shohih.&lt;/blockquote&gt;


</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,</p>
<blockquote><p>wa&#8217;alaikumussalam warahamatullohi wabarakaatuh</p></blockquote>
<p>Silahkan untuk dapat dilihat di situs kami sebagai pandangan berimbang terhadap tulisan diatas, http://</p>
<blockquote><p>Tidak ya akhy, Terima kasih telah mengundang ana. Cukuplah bagi kami pemahaman salafus sholih yang telah menjelaskan tentang perkara yang telah jelas bagi kita, seperti masalah aqidah, ibadah dll. Dan cukuplah bagi kami penjelasan para ulama yang berpegang pada dalil2 yang shohih.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: one</title>
		<link>http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1272</link>
		<dc:creator>one</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 04:35:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alatsar.wordpress.com/2007/06/01/jangan-berkumpul-dengan-jamaah-tabligh/#comment-1272</guid>
		<description>&#039;afwan akhi ini tidak ada hubungannya dengan JT, tp ini menyangkut bagaimana dakwah yang Rasulullah buat, bukannya aktivitas JT yang selalu antum sebutkan, kan kita pernah membahas kalau dakwah yang Rasulullah buat pertama kali adalah dakwah tauhid kemudian Rasulullah menjelaskan tentang makna tauhid dll melalui ta&#039;lim.!
semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua untuk dapat mengamalkan agama ini sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya dan Salaf As-Shalih. Amiiin...

wa iyyakum.!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8216;afwan akhi ini tidak ada hubungannya dengan JT, tp ini menyangkut bagaimana dakwah yang Rasulullah buat, bukannya aktivitas JT yang selalu antum sebutkan, kan kita pernah membahas kalau dakwah yang Rasulullah buat pertama kali adalah dakwah tauhid kemudian Rasulullah menjelaskan tentang makna tauhid dll melalui ta&#8217;lim.!<br />
semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua untuk dapat mengamalkan agama ini sesuai dengan tuntunan Rasul-Nya dan Salaf As-Shalih. Amiiin&#8230;</p>
<p>wa iyyakum.!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
