Dalam sebuah iklan film yang banyak disiarkan dalam berbagai media, sebuah film berjudul “Ketika Cinta Bertasbih” yang digarap oleh Habiburrahman el-Siraji yang juga telah sukses dengan filmnya “Ayat-ayat Cinta”. Konon katanya film ini menjelaskan dalil-dalil yang sangat jelas yang menentang poligami. Pantas saja jika film ini digandrungi oleh banyak kaum hawa bahkan banyak para tokoh yang katanya “ulama” juga menyambut baik film tersebut.
Juli 13, 2009 • 9:27 am 0
Batuk dan Asam Jawa
Sepulangnya ana dan istri dari safar ke daerah sibolangit, Sumatera Utara, Qadarullah, sakit batuk dan demam pun menyerang kami berdua. Cari-cari tau tentang obat batuk yang herbal (bukan kapsul atau pil), seorang teman memberitahukan bahwa asam jawa bisa menjadi obat untuk penyakit batuk.
Masa’ sih?? tanya kami dalam hati.
Filed under: Kesehatan, google124590ab
Juli 11, 2009 • 8:50 am 0
Puasa Sunah Rajab?
Tidak ada hadits khusus yang menyebutkan tentang keutamaan berpuasa pada bulan Rajab. Yang ada hanyalah hadits yang dikeluarkan oleh an-Nasai, Abu Daud, serta dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dari hadits Usamah, bahwa ia berkata,
يا رسول الله، لم أرك تصوم من شهر من الشهور ما تصوم من شعبان، قال: ذلك شهر يغفل عنه الناس بين رجب ورمضان، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم
“wahai Rasulullah, aku tidak melihat engkau banyak berpuasa seperti puasa di bulan Sya’ban, Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “bulan tersebut adalah bulan yang banyak dilupakan oleh orang-orang diantara bulan Rajab dan Ramadhan. Pada bulan tersebut diangkatnya amalan kepada Allah pembimbing alam semesta, dan aku sangat suka ketika amalanku diangkat, dan aku saat itu sedang dalam keadaan berpuasa.” [HR. Ahmad (5/201), an-Nasai dalam al-Mujtaba (4/201), Ibnu Syaibah (3/103)]
• 8:44 am 0
Bid’ah-bid’ah pada Bulan Rajab
Mengkhususkan bulan Rajab dengan shalat raghaib dan perayaan isra’ mi’raj pada malam 27 Rajab, ini adalah merupakan bid’ah dan tidak dibolehkan melakukannya.
Dan ritual/ceremonial yang seperti itu tidak ada dasarnya dalam agama ini. Berkaitan dengan hal ini, telah banyak dibahas oleh para ulama (ahlul ilmi). Kami (Syeikh Abdulaziz bin Baz) telah menjelaskannya dalam beberapa kesempatan bahwa shalat Raghaib (12 rakaat diantara Maghrib dan Isya) itu adalah bid’ah yang dilakukan sebahagian orang pada malam jum’at pertama di bulan Rajab. Begitu pula memeriahkan/ memperingati malam 27 Rajab karena berkeyakinan malam tersebut adalah malam Isra’ dan Mi’raj, maka kedua hal tersebut adalah bid’ah dan tidak memiliki dasar dalam syariat. Dan malam Isra dan Mi’raj itu tidak diketahui kapan terjadinya. Kalaupun diketahui kapan terjadinya, tetap saja tidak boleh membuat perayaan/peringatan pada hari tersebut, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para Khulafaur Rasidin tidak pernah mengerjakannya, jika hal tersebut memang sunnah, tentu mereka (orang-orang yang lebih dahulu masuk Islam) akan mengerjakannya.
Juli 9, 2009 • 4:48 am 0
Metode Pendidikan: Keteladanan
Rasulullah saw. merepresentasikan dan mengekspresikan apa yang ingin diajarkan melalui tindakannya dan kemudian menerjemahkan tindakannya ke dalam kata-kata. Bagaimana memuja Allah swt., bagaimana bersikap sederhana, bagaimana duduk dalam salat dan do’a, bagaimana makan, bagaimana tertawa, dan lain sebagainya, menjadi acuan bagi para sahabat, sekaligus merupakan materi pendidikan yang tidak langsung.
Juli 8, 2009 • 10:01 am 0
Hukum Suap Menyuap (ar-Risywah)
Kegiatan suap-menyuap kendati telah diketahui keharamannya namun tetap saja gencar dilakukan orang-orang, entah itu untuk meraih pekerjaan, pemenangan hukum hingga untuk memasukan anak ke lembaga pendidikan-pun tak lepas dari praktik suap-menyuap. Untuk memasukkan anak ke sekolah yang bonafit, tidak cukup hanya bermodal nilai UN yang tinggi tapi dibutuhkan juga uang yang banyak untuk menyumpal mulut para panitia. Sungguh pemandangan yang sangat menyedihkan. Dan yang lebih menyedihkan lagi, mereka yang melakukannya adalah orang-orang yang mengaku muslim, padahal jelas-jelas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai teladan bagi seorang muslim sangat mengecam keras para pelaku suap-menyuap itu.
Filed under: Manhaj Salaf, fiqh











Komentar