Agustus 25, 2009 • 3:28 pm
Langsa, 4 Ramadhan 1430H/ 25 Agustus 2009
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, tidak hanya bagi masyarakat pada umumnya bahkan berkah juga bagi para pendakwah. Di bulan Ramadhan ini mereka (para da’i) disibukkan dengan jadwal safarinya sehingga tidak selektif dalam menyampaikan hadits dan tak jarang dari mereka yang tanpa disadari telah ikut serta berperan aktif dalam penyebaran hadits-hadits dhaif/lemah bahkan maudhu’/palsu di tengah-tengah masyarakat yang notabene sangat awam dalam bidang hadits.
Karenanya adalah sangat tepat jika kita kembali meneliti derajat hadits-hadits yang akan kita sampaikan kepada umat Islam lainnya sehingga apa yang kita katakan tidak lain adalah al-Haq (kebenaran). Untuk inilah Imam Bukhari dalam kitab shahihnya membuat satu judul bab “Al-Ilmu qablal Qaul wal Amal; ilmu itu sebelum berbicara dan beramal” karena beliau memberikan apresiasi yang begitu tingginya terhadap ilmu dan sikap ilmiah. Berikut ini adalah beberapa hadits dhaif yang sering sekali disebarluaskan oleh para pendakwah di bulan Ramadhan ini.
Read the rest of this entry »
Filed under: Hadits, Kitab
Agustus 23, 2009 • 12:11 pm
حدثنا إبراهيم بن الحجاج السامي ، حدثنا أبو ثابت عبد الواحد بن ثابت ، حدثنا ثابت ، عن أنس ، قال : كان النبي صلى الله عليه وسلم يحب أن يفطر على ثلاث تمرات أو شيء لم تصبه النار
Menceritakan kepada kami Ibrahim bin al-Hajaj as-Samiy, Abu Tsabit Abdul Wahid bin Tsabit, dari Tsabit, dari Anas, ia (Anas) berkata: “Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyukai berbuka dengan 3 (tiga) bulir kurma atau sesuatu yang tidak terkena api (dimasak).” [HR. Abu Ya’la 1/163]
Keterangan Hadits:
Read the rest of this entry »
Filed under: Hadits, Kitab
Agustus 22, 2009 • 6:45 pm
عن أنس بن مالك قال : كان النبي صلى الله عليه و سلم يفطر على رطبات قبل ان يصلي فان لم يكن رطبات فتمرات فان لم يكن تمرات حسا حسوات من ماء
تعليق شعيب الأرنؤوط : إسناده صحيح على شرط مسلم , رجاله ثقات رجال الشيخين غير جعفر بن سليمان فمن رجال مسلم
Dari Anas bin Malik, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa berbuka dengan Rutab (kurma segar) sebelum beliau shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat, dan jika tidak ada Rutab, maka beliau berbuka dengan Tamar (kurma kering), dan jika tidak ada Tamar, maka beliau meminum seteguk air”. [HR. At-Tirmidzi 696; Ahmad 3/164]
Syeikh Syu’aib al-Arnauth berkata, Sanadnya Shahih atas syarat muslim, para perawinya Tsiqah dan perawi Syaikhain selain Ja’far bin Sulaiman, ia adalah perawi dari Imam Muslim.
Filed under: Hadits, Kesehatan
Agustus 18, 2009 • 5:34 pm
Kesalahan-III
Berpegang pada hitungan falak (hisab) dalam menentukan awal berpuasa dan mengenyampingkan rukyatul hilal. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمِّىَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعَدَدَ
“Berpuasalah karena melihatnya (bulan) dan berbukalah karena melihatnya, maka jika (tidak dapat melihatnya karena) tertutup mendung, genapkanlah bilangannya (menjadi 30 hari).” [HR. Muslim (2567)]
Read the rest of this entry »
Filed under: Hadits, fiqh
Agustus 14, 2009 • 10:17 am
حديث من صلى الصبح في جماعة
ورد عن الرسول صلى الله عليه وسلم حديث ما معناه : أن من صلى صلاة الصبح في جماعة وجلس يذكر الله حتى تطلع الشمس ثم صلى ركعتين فإن ذلك يعدل حجة وعمرة تامتين هل هذا صحيح؟
في صحته خلاف، والصواب أنه حديث حسن لكثرة طرقه.
Hadits “Siapa saja yang shalat subuh dengan berjamaah…”
Read the rest of this entry »
Filed under: Fatwa, Hadits
Agustus 10, 2009 • 11:52 am
Kesalahan-I
Ketidaktahuan sebagian umat Islam akan fadhilah/keutamaan bulan Ramadhan, sehingga sebagian orang menganggapnya seperti bulan-bulan lainnya. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
إذا جآء رمضان فتحت أبوب الجنة وغلقت أبوب النار وسلسلت الشياطين
“Apabila datang bulan Ramadhan maka dibukalah pintu-pintu syurga dan ditutuplah pintu-pintu neraka dan para syeithan dibelenggu.” [HR. Bukhari (1800) dan Muslim (1079)]
Syeikhuna Muhammad bin Sholih al-Utsaimin Rahimahullahu Ta’ala berkata:
“Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibuka pada bulan ini (Ramadhan) adalah karena banyaknya amalan shalih yang dikerjakan, dan ditutupnya pintu neraka adalah dikarenakan berkurangnya maksiat yang dikerjakan oleh orang yang beriman, dan syeithan-syeithan dibelenggu adalah karena terbelenggu oleh rasa ikhlas orang-orang beriman.” [Majlis Syahri Ramadhan hal 14]
Read the rest of this entry »
Filed under: Fatwa, Hadits, Kitab, fiqh
Agustus 6, 2009 • 10:23 pm
سؤال حول الأذان والإقامة عند القبر
ما حكم الأذان، والإقامة في قبر الميت عند وضعه فيه؟
لا ريب أن ذلك بدعة ما أنزل الله بها من سلطان؛ لأن ذلك لم ينقل عن رسول الله صلى الله عليه وسلم عن أصحابه رضي الله عنهم والخير كله في اتباعهم وسلوك سبيلهم كما قال سبحانه: وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ الآية، وقال النبي صلى الله عليه وسلم: ((من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد)) وفي لفظ آخر قال عليه الصلاة والسلام: ((من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد)) وقال صلى الله عليه وسلم: ((وشر الأمور محدثاتها وكل بدعة ضلالة)) أخرجه مسلم في صحيحه من حديث جابر رضي الله عنه، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Filed under: Bantahan, Fatwa, fiqh
Agustus 4, 2009 • 11:50 am
Masih dalam masalah shalat tasbih yang haditsnya banyak diperdebatkan oleh para ulama dahulu hingga kini.
Berikut ini adalah salah satu kitab yang membahas tentang hadits-hadits seputar shalat tasbih disertai bantahan akan pendapat yang mendhaifkan hadits tersebut.
Silahkan Download
Baca juga artikel tentang hadits shalat tasbih disini.
Filed under: Bantahan, Download, Hadits, Kitab, fiqh
Kenapa harus meninggalkan kelompok Ikhwanul Muslimin? Berikut adalah e-book yang berisi alasan-alasan syar’i meninggalkan kelompok IM.
Silahkan Download
Filed under: Bantahan, Download
Agustus 3, 2009 • 10:31 am
Tulisan ini merupakan tanggapan atas buletin Media Dakwah Muhammadiyah Cab. Langsa – Aceh; Edisi Khusus/I, Jum’at V, 9 Sya’ban 1430H
Tidak dipungkiri memang, bahwa termasuk salah satu bid’ah yang gencar dilakukan pada bulan Sya’ban ini adalah pelaksanaan Shalat Tasbih secara berjamaah pada malam Nisfu, sebagaimana telah dijelaskan hukum perayaan malam tersebut dalam Buletin At-Taqwa Edisi Khusus/I, Jum’at V, 9 Sya’ban 1430H yang lalu.
Akan tetapi, ada beberapa hal yang kami anggap sebagai suatu kekeliruan dalam buletin tersebut, dimana akibat kebencian yang begitu besarnya terhadap ritual bid’ah nisfu Sya’ban telah merambat kepada anggapan bahwa shalat tasbih juga merupakan satu ibadah yang dibuat-buat hanya karena hadits tersebut “katanya” dhaif (lemah).
Sebuah syair mengatakan:
وعين الرضا عن كل عيب كليلة * كما أن عين السخط تبدى المساويا
Pandangan simpati menutup segala cela
Sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat
Dan yang mendorong tulisan ini penulis turunkan adalah kalimat (pada paragraph ketiga dari akhir) dalam buletin tersebut:
“(setelah menyebutkan hadits Abdullah bin Mubarak), Dalam matan hadits ini, yang menentukan hukum cara shalat tasbih bukan Rasulullah saw., tetapi Abdullah bin Mubarak menurut hawa nafsunya sendiri.”
Read the rest of this entry »
Filed under: Bantahan, Hadits, fiqh
Komentar