Oktober 30, 2009 • 6:15 am
1. Pertengahan Betis
عن عون بن أبي جحيفة ، عن أبيه قال : رأيت النبي صلى الله عليه وسلم وعليه حلة حمراء كأني أنظر إلى بريق ساقيه[1]
Dari ‘Aun bin Abi Juhaifah, dari Ayahnya[2] berkata: Aku melihat Nabi shallallhu’alaihi wasallam memakai pakaian berwarna merah dan sehingga aku melihat putih betisnya.
Juga sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, Read the rest of this entry »
Filed under: Hadits
Oktober 16, 2009 • 11:27 pm
حكم الصلاة بـ البنطلون
السائل (ع.ع) الرياض يقول: ما حكم لباس سروال “البنطلون”؟ خاصة أن بعض من يلبسه ينكشف جزء من عورته، وذلك وقت ركوعه وسجوده في الصلاة.
Filed under: Fatwa, fiqh
Oktober 15, 2009 • 10:04 am
Langsa, 15 Oktober 2009
أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ قَبَّلَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْحَسَنَ بْنَ عَلِىٍّ وَعِنْدَهُ الأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ التَّمِيمِىُّ جَالِسًا . فَقَالَ الأَقْرَعُ إِنَّ لِى عَشَرَةً مِنَ الْوَلَدِ مَا قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا . فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – ثُمَّ قَالَ « مَنْ لاَ يَرْحَمُ لاَ يُرْحَمُ »
“Abu Hurairah telah menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah mencium al-Hasan sedang dihadapan beliau saat itu terdapat al-Aqra’ bin Haabis yang sedang duduk, lalu al-Aqra berkata, “Sesungguhnya saya punya sepuluh orang anak, tetapi saya belum pernah mencium seorang pun di antara mereka.” Rasulullah memandang ke arahnya dan bersabda, “Barangsiapa yang tidak punya rasa belas kasih, niscaya tidak akan dikasihani.”
[Shahih Bukhari, muhammad bin Ismail al-Bukhari, Juz. V, no. hadits 5651, Dar Ibn Katsir, Beirut, hal. 2235]
Filed under: Hadits
Oktober 11, 2009 • 12:55 pm
Sabtu, 10 oktober 2009 kemarin telah dilangsungkan Dauroh Ilmiyah dan disiarkan secara langsung melalui radio online http://an-nashihah.net
Dauroh yang diisi oleh Ustadz Dzulqarnain tersebut, dibahas tentang Bagaimana prinsip-prinsip Manhaj Salafy, Apakah Salafy menyeru kepada Terorisme? Apakah Terorisme merupakan jalan para salafus sholih?
Apakah Saifudin Zuhri (Sang Teroris) adalah seorang Salafy, dan merupakan Murid Syeikh Muqbil -rahimahullah-?
Dapatkan jawabannya dengan mendengarkan dauroh berikut
Read the rest of this entry »
Filed under: Download, Manhaj Salaf
September 16, 2009 • 9:11 am
Hadits
الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُوْمُوْنَ, وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُوْنَ, وَاْلأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّوْنَ
“Puasa itu adalah di hari kalian (umat Islam) berpuasa, berbuka adalah pada saat kalian berbuka, dan berkurban/ Iedul Adha di hari kalian berkurban.” [HR. at-Tirmidzi no. 697, dishohihkan oleh asy-Syaikh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shohihah no. 224]
FIQIH HADITS :
At-Tirmidzi berkata: “dan sebagian ahli ilmu menafsirkan hadits ini, mereka berkata: makna hadits ini adalah berpuasa dan berbuka adalah bersama jama’ah dan mayoritas orang (Ummat Islam).”
Ash-Shon’ani berkata dalam Subulus Salam (2/27) : “Pada hadits ini ada dalil bahwa yang teranggap dalam menetapkan hari raya adalah kebersamaan manusia. Dan bahwasanya seorang yang menyendiri dalam mengetahui masuknya hari raya dengan melihat hilal tetap wajib mengikuti kebanyakan manusia. Hukum ini harus dia ikuti, apakah dalam waktu shalat, ber’iedul Fithri atau pun berkurban”.
Read the rest of this entry »
Filed under: Hadits, fiqh
Komentar