Seharian menangis, tengah malam menangis, dan tangisannya tidak seperti tangisan biasa ketika si kecil lapar, atau pipis. Mungkin saja si kecil terkena gangguan syeithan yang terkutuk, atau gangguan jin yang kufur. Karenanya cobalah dengan meruqyahnya, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam. Dan Nabi sendiri sering memohonkan perlindungan kepada Allah bagi kedua cucu beliau yang amat beliau sayangi; al-Hasan dan al-Husain. sebagaimana hadits berikut:
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَوِّذُ حَسَنًا وَحُسَيْنًا: «أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ» , ثُمَّ يَقُولُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: كَانَ إِبْرَاهِيمُ صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِ يُعَوِّذُ بِهِ ابْنَيْهِ إِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ
Artinya: Baca entri selengkapnya »
Filed under: Hadits, Anak, hadits, Islami, Muslim, pendidikan, Ruqyah
Keberhasilan menanamkan nilai-nilai rohaniah (keimanan dan ketakwaan pada Allah swt.) dalam diri peserta didik, terkait dengan satu faktor dari sistem pendidikan, yaitu metode pendidikan yang dipergunakan pendidik dalam menyampaikan pesan-pesan ilahiyah, sebab dengan metode yang tepat, materi pelajaran akan dengan mudah dikuasai peserta didik. Dalam pendidikan Islam, perlu dipergunakan metode pendidikan yang dapat melakukan pendekatan menyeluruh terhadap manusia, meliputi dimensi jasmani dan rohani (lahiriah dan batiniah), walaupun tidak ada satu jenis metode pendidikan yang paling sesuai mencapai tujuan dengan semua keadaan.









Komentar